Terima Kasih! Polresta Barelang Gulung Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin di Batam

Kabar Baik dari Batam

Terima Kasih! Polresta Barelang Gulung Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin di Batam

1 min read

“𝑀𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑖𝑠𝑖𝑝𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑘𝑜𝑟𝑏𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑎𝑝𝑙𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑎𝑠𝑒 𝑖𝑛𝑝𝑢𝑡 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑎𝑚 𝑣𝑎𝑘𝑠𝑖𝑛𝑎𝑠𝑖, 𝑎𝑑𝑎 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑠𝑒𝑟𝑡𝑎…”

SATUAN RESKRIM Polresta Barelang Batam berhasil membongkar sindikat pemalsu sartifikat vaksinasi dengan keuntungan Rp5 juta. Lima orang relawan validasi vaksinasi diamanakan petugas sebagai tersangka pemalsuan.

Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Juwita Oktaviani mengatakan, para pelaku yang ditangkap ini semuanya adalah oknum mahasiswa.

Kelima tersangka bernama LC (26), FM (23), HP (31), RA (19), dan RR (18). Dari tangan tersangka petugas menyita puluhan keping sartifikat dan kartu vaksin palsu.

“Peran para tersangka diketahui berbeda-beda, para korban dimintai biaya Rp 300 ribu untuk mendapatkan kartu vaksin tanpa melalui proses vaksinasi. Mereka mampu menyisipkan data korban ke dalam aplikasi data base input program vaksinasi, ada kejanggalan pada dosis dan peserta,” katanya, Kamis (15/7/2021).

Juwita mengungkapkan, modus tersangka dalam mencari korban adalah bagi pencari kerja, dimana sartifikat dan kartu vaksin sebagai syarat utama. Motivasinya adalah keuntungan. 

Tersangka mengetahui pelaksanaan program vaksinasi dengan berencana menyisipkan data siluman dalam aplikasi.

“Kecurigaan bermula ketika laporan Puskesmas Rempang Cate, dan sejumlah faskes menjadi pelaksanaan vaksinasi kepada 1.020 orang sasaran di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Batam, pada Selasa (6/7/2021) lalu. Ditemukan selisih jumlah sebanyak 43 peserta di data base tercatat 1.063 untuk diterbitkan kartu vaksin,” katanya. 

Sebelumnya, sertifikat vaksinasi dibutuhkan bagi orang yang hendak melakukan perjalanan baik darat maupun udara selama PPKM Darurat diberlakukan. 

Alih-alih mengikuti vaksinasi secara benar, justru kesempatan ini dijadikan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab sebagai kesempatan untuk melakukan tindak kejahatan. ***

_________

Sumber : Kompas TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *