#PrayFromHomeKepri, Wagub Doa Bersama Lintas Agama Mohon Pandemi Berakhir

Kabar Baik dari Batam

#PrayFromHomeKepri, Wagub Doa Bersama Lintas Agama Mohon Pandemi Berakhir

2 min read

WAKIL GUBERNUR Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, mengajak masyarakat lintas agama, berdoa serta bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan kehidupan bisa normal seperti sebelumnya.

“Upaya bathiniyah ini dilakukan, guna melengkapi usaha lahirinyah yang telah dilakukan dengan berbagai daya dan upaya, dengan satu tujuan pandemi ini segera dingkat dari Bumi Pertiwi tercinta,” kata Wagub Marlin saat dia bersama bertajuk #PrayFromHomeKepri dari Graha Kepri, Batam, Sabtu (17/7/2021).

Doa bersama lintas agama yang dilaksanakan secara daring ini, dihadiri Kadis BP2RD Kepri Reni Yusneli, Kadis Pariwisata Buralimar, Sekwan DPRD Kepri Martin Maromon, Kadis Kominfo Zulhendri, Kasatpol PP Teddy Mar, Karo Hukum Heri Mokhrizal, dan Karo Kesra Aiyub. 

Wagub Marlin Agustina pada kesempatan tersebut juga menyampaikan, langkah percepatan vaksinasi di Kepri yang terus dilakukan dengan menyasar semua masyarakat yang wajib menerima vaksinasi. 

Wagub Marlin Agustina juga mengingatkan, atas pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang dia berharap, semua  masyarakat bisa  mematuhi dan menaatinya. 

𝗦𝗮𝗹𝗮𝘁 𝗜𝗱𝘂𝗹𝗮𝗱𝗵𝗮 𝗱𝗶 𝗟𝗮𝗽𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘁𝗶𝗮𝗱𝗮𝗸𝗮𝗻

Sementara itu Kepala Kemenag Provinsi Kepri Mahbuk Daryanto, meminta  tokoh lintas agama untuk selalu mengingatkan setiap umat dan jamaatnya,  mematuhi pelaksanaan kegiatan PPKM darurat yang tengah dilaksanakan.  

Kemenag sendiri telah mengeluarkan surat edaran peniadaan kegiatan keagamaan. Termasuk pelaksanaan salat Iduladha dan takbir keliling. 

Pihaknya berharap, kaum muslimin untuk bisa melaksanakan salat Iduladha di rumah masing-masing. 

Adapun untuk pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, cukup panitia dan pihak yang berqurban saja yang menyaksikan. Termasuk nantinya, panitia yang akan  melaksanakan pembagian  daging  kurban secara keliling.

Pada kesempatan tersebut dilakukan doa penyembuhan dan keselamatan secara agama Islam. 

Berikutnya dipanjatkan pula doa kerukanan yang dilakukan secara agama Kristen. Selanjutnya, pembacaan doa solidaritas antar bangsa Indonesia yang dilakukan secara agama Protestan. Berlanjut pembacaan doa keselamatan bangsa yang dilakukan secara agama Hindu.

Kemudian pembacaan doa rasa aman yang dilakukan secara agama  Budha. Adapun  terakhir  pembacaan doa ketaaatan yang dilakukan secara agama Khonghucu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *