Langkah HMR Cegah Penyebaran Covid-19: Jemput Warga Isoman guna Lindungi Keluarga

Kabar Baik dari Batam

Langkah HMR Cegah Penyebaran Covid-19: Jemput Warga Isoman guna Lindungi Keluarga

1 min read

๐‘‡โ„Ž๐‘’ ๐‘ ๐‘’๐‘๐‘Ÿ๐‘’๐‘ก ๐‘œ๐‘“ ๐‘๐‘Ÿ๐‘–๐‘ ๐‘–๐‘  ๐‘š๐‘Ž๐‘›๐‘Ž๐‘”๐‘’๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ก ๐‘–๐‘  ๐‘›๐‘œ๐‘ก ๐‘”๐‘œ๐‘œ๐‘‘ ๐‘ฃ๐‘  ๐‘๐‘Ž๐‘‘, ๐‘–๐‘ก’๐‘  ๐‘๐‘Ÿ๐‘’๐‘ฃ๐‘’๐‘›๐‘ก๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘กโ„Ž๐‘’ ๐‘๐‘Ž๐‘‘ ๐‘“๐‘Ÿ๐‘œ๐‘š ๐‘”๐‘’๐‘ก๐‘ก๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘ค๐‘œ๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’ (๐‘…๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘Ž ๐‘š๐‘Ž๐‘›๐‘Ž๐‘—๐‘’๐‘š๐‘’๐‘› ๐‘˜๐‘Ÿ๐‘–๐‘ ๐‘–๐‘  ๐‘–๐‘ก๐‘ข ๐‘๐‘ข๐‘˜๐‘Ž๐‘›๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘Ž๐‘–๐‘˜ ๐‘ฃ๐‘  ๐‘๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘˜, ๐‘ก๐‘’๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘– ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘๐‘’๐‘”๐‘Žโ„Ž ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘๐‘ข ๐‘Ÿ๐‘ข๐‘˜ ๐‘ ๐‘’๐‘š๐‘Ž๐‘˜๐‘–๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘š๐‘๐‘ข๐‘Ÿ๐‘ข๐‘˜).

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi (HMR) mengeluarkan kebijakan baru bagi para pasien positif Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri (isoman) di rumah. 

Mereka akan dijemput dan dipindahkan ke lokasi isolasi atau karantina khusus. Tujuannya, agar tak menular ke anggota keluarga yang lain.

“Penanganannya akan sama dengan pasien OTG. Mereka dijemput dan akan dikarantina. Sebagian di Asrama Haji, sebagian lagi di tempat baru yang lokasinya sedang disiapkan,” kata HMR, Kamis (22/7/2021).

Dengan dikarantina di lokasi khusus, penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan karena pasien isoman terpisah dari keluarga yang masih sehat. 

“Jadi kami akan pisahkan dulu mereka ini dari keluarganya. Tujuannya baik, agar tidak menjadi carrier bagi keluarganya yang ada di rumah,” ujarnya.

Data dari www.lawancorona.batam.go.id per 22 Juli 2021, ada 2.269 warga Batam yang menjalani isoman. Mereka inilah yang akan dijemput dan dikarantina. 

“Dalam waktu dekat ini akan segera kami laksanakan. Pak Yusfa nanti yang akomodasi semua ini,” kata HMR.

Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam Yusfa Hendri mengatakan, masih menyiapkan lokasi karantina untuk ribuan orang tersebut. 

Warga yang isoman juga akan didata dan dibedakan dalam ketegori pekerja dan masyarakat umum.

“Nanti kami data dulu mana yang pekerja dan masyarakat biasa, karena untuk yang pekerja nanti akan diserahkan kepada perusahaan masing-masing,” kata Yusfa. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *