Kisah Tangan Dingin HMR Antar Kafilah Kota Batam Raih 𝗝𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗨𝗺𝘂𝗺 𝗦𝗧𝗤𝗛 𝗜𝗫 𝗞𝗲𝗽𝗿𝗶

Kabar Baik dari Batam

Kisah Tangan Dingin HMR Antar Kafilah Kota Batam Raih 𝗝𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗨𝗺𝘂𝗺 𝗦𝗧𝗤𝗛 𝗜𝗫 𝗞𝗲𝗽𝗿𝗶

3 min read

𝑀𝑒𝑛𝑢𝑟𝑢𝑡 𝐾𝑎𝑚𝑢𝑠 𝐵𝑒𝑠𝑎𝑟 𝐵𝑎ℎ𝑎𝑠𝑎 𝐼𝑛𝑑𝑜𝑛𝑒𝑠𝑖𝑎 (𝐾𝐵𝐵𝐼), “𝑡𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛” 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑠𝑖𝑓𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑤𝑎 ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑡𝑒𝑟𝑢𝑡𝑎𝑚𝑎 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎.

Adalah Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), yang sejak lama berazam agar Kafilah Kota Batam berjaya di Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an Hadist (STQH) IX Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Alhamdulillah, harapan itu terwujud. Kafilah Batam meraih gelar juara umum dengan perolehan nilai 72 poin.

Tentu saja, bukan main bangganya HMR atas capaian Kafilah Batam tersebut. Dengan raut wajah haru, HMR mewakil Kafilah Batam, menerima langsung piala dari Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina.

Rasa bangga HMR ini bukan tanpa alasan. Sebab, dialah yang jauh-jauh hari turun langsung, menjadi arsitek untuk mengantar putra putri Batam ini ke ranah sukses.

Baginya, tidak masalah seberapa lambat berjalan, asalkan tidak berhenti. Sebab sukses bukanlah kebetulan. Tapi terbentuk dari kerja keras ketekunan, pembelajaran, bahkan pengorbanan.

𝗠𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗔𝗺𝘀𝗮𝗸𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗳𝗶𝗹𝗮𝗵

Singkat kata, setelah menyampaikan keinginannya agar Kafilah Batam menjadi juara umum, HMR meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang diketuai Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mempersiapkan kafilah Batam secara matang.

Gayung bersambut, harapan HMR ini menjadi tekad yang kuat dari Tim Batam. Dengan menyiapkan segala sesuatu mulai dari Training Center (TC) yang mendatangkan pelatih nasional, hingga TC pemantapan beberapa hari sebelum STQH IX digelar. Semangat kolektif ini ditujukan guna mengembalikan kejayaan kafilah Batam.

“Beliau, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, menaruh perhatian khusus pada talenta Batam yang kemampuannya tak diragukan lagi,” kata Amsakar Achmad, mengakui.

Rasa bangga juga tak bisa disembunyikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam H Jefridin Hamid. 

Ia juga turut aktif memberikan dukungan moral pada tim. “Semoga capaian ini membawa keberkahan,” harap dia, sembari berdoa.

Hingga akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu itu tiba. Kota Batam didapuk menjadi juara umum pada perhelatan STQH IX Kepri, dan menggenapi berbagai capaian Pemko Batam dalam pekan ini. 

𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺

Secara berturut-turut,  Kota Batam mendapatkan tiga penghargaan, yaitu, penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, kemudian Top Inovasi dari Kemenpan RB. Dan kini, menjadi juara umum STQH IX Kepri.

“Selamat kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Kafilah Batam yang meraih predikat sebagai juara umum pada STQH IX ini,” ucap Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina dalam sambutannya pada penutupan STQH IX Kepri di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Sabtu (31/7/2021).

Selain itu, tidak lupa Marlin menyampaikan selamat kepada peserta yang mendapatkan predikat juara. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemantik untuk lebih berprestasi di masa yang akan datang.  

“Kepada peserta yang belum berhasil, jangan kecewa apalagi berputus asa. Terus lebih giat lagi mempelajari Al-Qur’an dari segala disiplin ilmu yang ada,” harap dia, sembari menyemangati para peserta.

Menurutnya, STQH terselenggara agar menjadi penyemangat, terutama generasi milenial, untuk untuk terus mempelajari dan menghayati isi Alquran dan diamalkan dalam kehidupan. Sehingga hidup lebih bermakna, baik sesama manusia terlebih hubungan dengan Allah SWT. Ia meminta  talenta Kepri terus mendapat pembinaan secara berkesinambungan.

“Siapkan duta untuk mengikuti STQH Nasional ke-26 pada Oktober 2021 di Sofifi, Maluku Utara sehingga dapat mengharumkan nama Kepri di level nasional,” harap dia. ***

______

Foto: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, saat menyerahkan hadiah kepada juara STQH Kepri, dari Kota Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *