Sekolah Tatap Muka Tinggal Menghitung Hari, Wagub Marlin Ingatkan Jaga Prokes Ketat

Kabar Baik dari Batam

Sekolah Tatap Muka Tinggal Menghitung Hari, Wagub Marlin Ingatkan Jaga Prokes Ketat

2 min read

PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menetapkan akan segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Oktober nanti. Bahkan Pemko Batam merencanakan PTM mulai pekan depan.

“Tapi pesan saya, protokol kesehatan (prokes) harus dijalani dengan disiplin yang ketat,” ingat Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina, saat membuka Pelatihan Bahasa Inggris, tingkat Kota Batam, Tahun 2021, di Sekupang, Kota Batam, Selasa (14/9/2021).

Jika prokes ketat sudah diterapkan, lanjut Wagub Marlin, maka demikian, proses belajar mengajar bisa terus berlangsung dan sekolah bisa terhindar dari titik sebaran Covid-19.

𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗞𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗚𝘂𝗿𝘂
Pada kesempatan itu, Marlin yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam itu, menyampaikan terima kasihnya kepada para guru di Kepulauan Riau, yang terus mendidik anak-anak Kepri untuk menjadi generasi terbaik.

Wagub Marlin, paham bagaimana susahnya menjadi guru dalam dua tahun ini. Hal inilah yang dia, dan para orang tua rasakan dalam dua terakhir ini.

Maklum, ketika pandemi melanda, dan anak-anak melakukan pembelajaran secara online, orang tua di rumah-lah yang ikut menjadi guru.

“Saya sangat berterimakasih telah menjadi guru yang baik untuk anak anak kami. Tidak mudah untuk menjadi guru. Kami juga berterimakasih pada Allah, telah diberikan kesempatan bagaimana rasanya menjadi guru hampir dua tahun ini,” kata Wagub Marlin.

Istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi ini juga menyampaikan, bahwa kemajuan era ini, termasuk digitalisasi di semua sektor harus dimanfaatkan dengan baik oleh para guru.

Termasuk untuk menjadikan kemajuan itu hal-hal yang bermanfaat bagi pembelajaran dan penyebaran pengetahuan untuk para siswa.

Sekadar diketahui, untuk daerah yang PPKM-nya sudah masuk level 3, pemerintah pusat memang sudah membolehkan sekolah tatap muka.

Pemprov Kepri berencana menggelar mulai 1 Oktober ini. Bahkan Pemko Batam merencanakan PTM mulai pekan depan. Keputusan ini diambil, karena kondisi Batam terus membaik.

Saat ini, positivity rate di Batam paling rendah di Kepri, yakni sebesar 0,41 persen. Selain itu, BOR di Batam pun sudah rendah sebesar 7,88 persen. Batam juga masuk dalam zona kuning.

Semua memang merindukan sekolah tatap muka segera dilaksanakan, supaya anak-anak bersosialisasi dengan teman dan guru. Belajar mengajar daring ini sudah terlalu lama. Akibatnya, beban psikologis dan cognitive learning loss anak-anak sudah terlalu kritis. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *