Kabar Baik dari Batam

Ruh Budaya di Sendi-sendi Pembangunan – 𝘒𝘰𝘭𝘰𝘮 𝘒𝘢𝘮𝘪𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘶𝘯𝘥𝘢 𝘔𝘢𝘳𝘭𝘪𝘯

2 min read

BATAM sebagai kota metropolis tidak disanksikan lagi perekembangan pembangunannya. Berbagai sarana dan prasarana penunjang kota metropolitan maju melesat mengikuti irama modernisasi.

Denyut nadi perekonomiannya terus bergerak dinamis. Pembangunan Kota Batam menjelma sebagai kota impian.

Sangat bersyukur pesatnya pembangunan fisik Kota Batam juga diimbangi dengan pembangunan mental spiritual, serta hidupnya beragam budaya tanah air yang dipayungi budaya Melayu.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, yang juga Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam secara konsisten memberi semangat dalam “menghidupkan” majelis-majelis taklim serta event-event budaya.

Istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) ini begitu bersemangat terus bergerak dalam membangun sendi-sendi budaya, sehingga tercipta keseimbangan antara pembangunan “jiwa” dan “fisik” di Kota Batam.

Lihatlah ketika Pawai Budaya Nusantara saat HUT Kota Batam, acara yang menampilkan parade busana daerah serta atraksi kesenian dari berbagai perkumpulan daerah yang ada di Batam ini, berlangsung sangat meriah dan semarak.

Pawai Budaya Nusantara ini diikuti ribuan peserta dari berbagai usia yang terbagi dalam kelompok perkumpulan atau paguyuban daerah di Indonesia yang ada di Kota Batam.

Sekecil apapun budaya yang dimiliki oleh kota tersebut harus dikendalikan, dipupuk, dan disemarakkan. Sehingga cahaya-cahaya roh terus mengalir ke sendi-sendi kehidupan masyarakat. Ini merupakan bagian penting untuk menyeimbangkan dari pesatnya pembangunan fisik kota.

Masyarakat sangat membutuhkan itu. Budaya memiliki kekuatan besar untuk menyirami kegersangan roh dalam suatu daerah.

Melalui apresiasi budaya dapat memperhalus jiwa masyarakat. Mampu memberikan motivasi untuk berpikir bijak. Serta mendorong munculnya kepedulian, keterbukaan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Budaya mendorong orang untuk menerapkan moral yang baik dan luhur dalam kehidupan. Juga menyadarkan manusia akan tugas dan kewajibannya sebagai mahluk tuhan, mahluk sosial dan memiliki kepribadian yang luhur.

Selain melestarikan nilai-nilai peradaban bangsa juga mendorong penciptaan masyarakat modern yang beradab (masyarakat madani) dan memanusiakan manusia.

Dengan budaya kita dapat memperkenalkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Terima kasih kepada Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), serta Wagub Kepri Hj Marlin Agustina yang sangat peduli dalam membangun budaya di Kota Batam ini. (Ditulis oleh: The R Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.