Kabar Baik dari Batam

INSPIRASI PAGI: Orang (Mental) Kaya

1 min read

“POVERTY screams, but wealth whispers,” ujar orang bijak. Artinya, kemiskinan menjerit, tapi kekayaan berbisik.

Penjabarannya adalah, orang mental miskin selalu “menjerit” ingin jadi pusat perhatian. Sedangkan orang (mental) kaya tidak berisik, tapi berbisik.

Semakin kaya seseorang maka dia akan semakin menginginkan privasi, tak suka pamer, mengutamakan comfort dan quality, tak bergantung pada merek besar, serta tidak ingin jadi pusat perhatian.

Fenomena flexing (pamer kekayaan) bisa diartikan mereka yang doyan pamer (kekayaan) sebenarnya mereka bukan orang kaya yang sesungguhnya.

Hal ini juga ditegaskan Pakar Bisnis Profesor Rhenald Kasali. “Jadi benar sekali bahwa orang-orang yang kaya itu tidak berisik, whispers.
Jadi agak malu membicarakan tentang kekayaan. Jadi kalau orang masih melihat label harga, atau mempersoalkan uang berarti dia belum kaya.
Jadi biasanya orang kaya diam-diam saja lah,” tambahnya.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.