News  

Embun Pagi HMR

PERNAHKAH Anda mendengar perintah: Jangan begini, jangan begitu, jangan ini jangan itu? Jangan, jangan, jangan, jangan jangan?

Sebisa mungkin hindari penggunaan kata “jangan” dalam memberikan instruksi atau perintah.

Bila hal tersebut ditujukan untuk memperbaiki keadaan atau situasi seseorang, maka hindarilah. Sebab ada unsur intimidatif dan tentu saja itu kalimat negatif.

Ubah kata “jangan” tadi dengan kalimat positif yang selain persuasif juga solutif. Hasilnya tentu akan lebih baik.

Misal mau melarang saat melihat anak terlalu lama main gadget. Tak perlu berkata, “Jangan main gadget terus!” Tapi ubahlah, dengan “Setengah jam lagi berhenti ya nak, kita makan!” dan seterusnya.

Mari biasakan gunakan kalimat positif. Meski kecil tapi sangat berarti. Ia ibarat embun bagi kalbu yang kering.

BACA JUGA:  Rebound! Videotron Kian Perkuat Taman Tematik Engku Hamidah

Dari sana bisa tumbuh bunga-bunga jiwa yang akan memancar menjadi aura.

“Positif, bukan negatif. Aktif, bukan pasif,” kata Buya Hamka, seorang ulama, aktivis dan sastrawan Indonesia (1908-1981). ***
_______
Foto: ilustrasi/Ricky Wihendar/ig

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *