News  

Embun Pagi HMR

KADANG terbersit rasa ingin membalas perlakuan zalim orang lain, berupa hinaan, bahkan fitnah kepada kita. Inilah yang disebut dendam. Tapi masalahnya dendam tak akan menyelesaikan masalah.

Boleh jadi, dalam situasi seperti itu, bersabar akan terasa sangat berat. Tapi, Tuhan menjanjikan kemuliaan dan pertolongan. Bahkan pertolongan itu sangat dekat.

Karena itu, tidak perlu bersedih hati dan tidak perlu bersempit dada. Karena tak perlu dibalas pun, sesungguhnya tiada dosa bebas tanpa balas. Balasannya pun biasanya jauh lebih pedih.

Mengingat konsekwensinya tersebut, wajar bila cendekiawan Muslim Emha Ainun Najib sampai berkata bahwa dia lebih baik dizalimi daripada menzalimi orang lain.

Sudahlah, lupakan, dan maafkan. Agar hati dan imunitas kita terjaga.

BACA JUGA:  Maret STQ ke 8 Digelar, Jefridin Minta Dipersiapkan dengan Baik dengan Prokes Ketat

Ingatlah pesan Imam Ali bin Abi Thalib, pemeluk Islam pertama dan juga keluarga dari Rasulullah Muhammad SAW (599-661). “Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik (sukses).” ***
_________
Foto: ilustrasi/ Regalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *