Batam jadi Tujuan Naker Se-Indonesia, Ogah Menonton, Pemko Garcep Up-grade SDM Lokal

ENGKUPUTRI, KataBatam- Berdasarkan survei GoodStats, Batam menjadi kota pilihan ketiga untuk bekerja di Indonesia, Di sisi lain, Banyak perusahaan shipyard membutuhkan ratusan bahkan ribuan tenaga kerja atau naker, akibat melimpahnya order.

Pemerintah Kota Batam tak mau warganya hanya menjadi penonton. Maka itu, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam H Jefridin, berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Batam agar mudah terserap lapangan kerja.

Salah satu hal yang dilakukan, dengan melibatkan pihak lain. Di antaranya Mercy Corps Indonesia Kota Batam.

Selasa (21/2/2023), Jefridin menerima audiensi dari Direktur Mercy Corps Indonesia Kota Batam, di ruang rapat kantor Wali Kota Batam, Batamcentre.

BACA JUGA:  Ekspor Batam Terus Naik di Tengah Pandemi

Dalam audiensi tersebut pihak Mercy Corps memberikan presentasi singkat terkait program terbaru mereka “WEDARI Phase II” dimana merupakan kelanjutan dari program pertamanya.

Tujuannya, membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi angka penggangguran di Kota Batam.

Program tersebut diperuntukan terutama bagi siswa SMK tingkat akhir, dan pekerja industri mikro, kecil dan menengah (IMKM) di Kota Batam.

Jefridin pun memberi dukungan penuh pada program WEDARI Phase II. Sebab menurut pihaknya, program ini dapat meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia di Batam.

Khususnya program bagi siswa di SMK dan para guru, yang nantinya dapat memberikan berbagai pelatihan untuk menyesuaikan dengan dunia kerja.

“Saya kira cukup bagus sekali, untuk itu kami mendukung sepenuhnya. Mungkin untuk mempertajam nanti dapat dikoordinasikan dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang hadir dan yang dapat mendukung lancarnya program ini ,” ungkap Jefridin.

BACA JUGA:  𝟱𝟰𝟵.𝟳𝟵𝟮 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗗𝗶𝘃𝗮𝗸𝘀𝗶𝗻, HMR Terus Kejar Pasokan Vaksin

𝗧𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗚𝘂𝗿𝘂 𝗦𝗠𝗞

Director of Programs-Agriculture, Entrepreneurship and Financial Inclusion Mercy Corps Indonesia, Andi Ikhwan menjelaskan program Wedari Phase II yang merupakan perpanjangan dari program pertamanya.

“Maksud diskusi kami ingin menjelaskan apa yang akan kami lakukan pada fase berikutnya. Berbeda dengan yang pertama, kali ini pesertanya kami tingkatkan dari 50 peserta menjadi 200 peserta,” kata Andi.

Belajar dari yang pertama pihaknya juga akan meningkatkan kualitas guru SMK sehingga dapat membantu persiapan karir banyak siswa tingkat akhir. Dan bekerja sama dengan 13 SMK baik negeri hingga swasta di Kota Batam.

Juga pihaknya melakukan expand agar tidak hanya menyasar pada usaha kecil, tetapi juga ke industri mengengah. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan, agar memiliki kompetisi yang lebih baik dan dapat bersaing di tempat yang lebih besar.

BACA JUGA:  Surplus, Surplus, Batam Terus Surplus

“Kami meminta izin untuk bisa bersama bersinergi menguruangi angka pengangguran. Juga kita harapkan masukan dari fase pertama, bagaiaman kita bisa bersama dengan Disnaker agar bisa masuk ke kurikulum SMK dan siap kedunia kerja,” tutup Andi.

Secara tidak langsung program Mercy Corps Indonesia membantu Pemerintah Kota Batam dalam mengurangi angka pengangguran terbuka, yang angka terbesarnya berasal dari lulusan SMK.(ski/mc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *