INSPIRASI PAGI: Rasa Memiliki

BATAM MILIK KITA: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), berada di tengah-tengah masyarakat dalam sebuah acara tahun lalu. HMR telah mengajarkan sebuah sikap bagaimana mencintai daerah dengan benar.

AKHIR -akhir ini, Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) sering “mengampanyekan” agar warga Batam punya rasa memiliki atau sense of belonging pada kotanya.

Jika kita mau sedikit saja merenung, ajakan HMR ini bukan sekadar seni retorika, apalagi pepesan kosong. Namun lebih kepada motivasi revolusioner dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme juga patriotisme. Sekaligus menegaskan bahwa masyarakat-lah pemegang kekuasaan di daerah ini.

Bahkan juga ada upaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan pemerintahan nan bersih. Sebab, perilaku koruptif itu terjadi akibat hilangnya rasa memiliki itu tadi.

Secara tidak langsung juga, HMR ingin mengajak masyarakat memahami mana hak kepemilikan pribadi dan mana kepemilikan publik. Sikap inilah yang selama ini sering abai disadari. Akibatnya muncul sikap permisif bahkan apatis.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Reaganomics, Habibienomics, Rudinomics

Jika rasa memiliki muncul, maka masyarakat akan sangat peduli dalam mengontrol pembangunan kota Batam. Juga dapat menjadi sebuah kunci untuk mencapai tujuan bersama, yakni melaju menuju Batam Kota Baru, Modern dan Sejahtera.

Sebab ibarat bahan bakar, sense of belonging akan menggerakkan masyarakat, khususnya pegawai, untuk memiliki etos kerja tinggi, bekerja secara kreatif, profesional, dan maksimal, serta mendorong produktivitas kerja.

Tentunya rasa memiliki ini harus diikuti dengan rasa menjaga dan peduli. Sebab kalau hanya memiliki tapi tak mau menjaga, itu bukan mencintai, tapi mengeksploitasi.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *