News  

INSPIRASI PAGI: Demokrasi Diliberatif

LINDUNGI RAKYAT: Presiden Prabowo Subianto, foto bersama Wali Kota Batam/Kepala BP Batam H Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam/Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, usai bertemu di Istana Negara, beberapa waktu lalu. Demokrasi deliberatif adalah cara cerdas pemimpin melindungi rakyatnya.

PRESIDEN Prabowo Subianto, memberi contoh bagus dalam membangun iklim demokrasi di Indonesia. Minggu (6/4/2025), ia menggelar dialog sekaligus wawancara dengan sejumlah pemimpin redaksi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Yang menarik, Presiden Prabowo tidak meminta daftar pertanyaan, tidak membatasi pertanyaan atau topik pertanyaan. Bahkan semua pertanyaan dijawab, tidak ada yang dipotong. Tanpa teks, ia menjawab pertanyaan tajam para wartawan hebat itu, tanpa jeda selama lebih 3 jam.

Isu-isu strategis yang rawan digoreng bahkan bisa membakar situasi ekonomi dan politik pun dijawab dengan rileks, tapi tetap berbasis argumentasi akademik.

Dari tutur kata, pilihan kalimat dan gesturnya, kita dapat menilai bahwa Presiden Prabowo menghendaki Indonesia tumbuh dalam harapan keadilan dan kemakmuran.

Bentuk strategi komunikasi dan informasi semacam ini, tentu sangat bagus dilanjutkan atau diperluas dengan mereka yang kritis, seperti mahasiswa, budayawan, ilmuan, bahkan yang berseberangan dengan pemerintah.

Inilah yang disebut “demokrasi deliberatif”, di mana menekankan pada peran partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan politik melalui dialog dan diskusi rasional.

Semoga langkah Presiden Prabowo ini juga ditiru oleh kepala daerah lain, khususnya di Kota Batam tercinta. Dengan demikian pemimpin akan paham apa yang dirasakan rakyat, dan tahu apa keinginan rakyatnya.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Karena Perilaku Pendukung Mewakili Sifat yang Didukung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *