INSPIRASI PAGI: Mental Pesepeda

GODO STOYKE, tokoh pecinta lingkungan asal Kanada pernah berkata, “Sepeda adalah kendaraan paling efisien di planet ini, 50 kali lebih efisien daripada mobil, dan dua kali lebih efisien dari berjalan.”

Banyak kalimat bijak -kemudian dijadikan kredo- terinspirasi dari alat transportasi roda dua, yang proses penemuannya diinisiasi oleh letusan dahsyat Gunung Tambora di ujung timur Nusantara, pada April 1815, tersebut.

Ini sebagai tanda betapa pentingnya sepeda dalam membentuk peradaban manusia. Selain sehat bagi raga dan menyehatkan lingkungan, ternyata juga menjadi penanda pergerakan budaya. 

Sebuah buku “Melihat Indonesia dari Sepeda”, menyebut bahwa pada awal kedatangannya di Nusantara, sepeda menjadi medium modernisasi dan identik sebagai tunggangan kaum priyayi.

Sepeda kemudian terdesak kendaraan bermotor, dan lekat dengan kaum susah. Namun kini kembali menemukan kelasnya di negeri ini. Tentu juga di Kota Batam.

Pada hari-hari tertentu, digelar car free day. Pawai sepeda pun semakin kerap digelar. Seperti hari ini, Minggu, 25 Mei, 2025, Pemerintah Kota Batam, didukung penuh Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, menggelar kembali Batam Bersepeda yang diikuti ribuan peserta.

Arsitek pembangunan Kota Batam BJ Habibie pernah berkata, “Dalam hidup ini, saya memiliki mental seperti orang yang bermain sepeda. Bila saya tidak mengayuh sepeda maka saya akan jatuh, jika saya berhenti bekerja maka saya mati.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Bagi Insentif RT/RW Kecamatan Sagulung, HMR, Contohkan Kolaborasi Bangun Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *