TIBAN INDAH- Batam akan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Batam di Sekupang, ditargetkan menjadi kawasan wisata sehat di Batam.
Pengembangan fasilitas kesehatan di KEK Kesehatan akan memudahkan warga Indonesia, khususnya warga se-Sumatera, untuk berobat atau terapi dengan standar internasional, tapi dengan biaya yang murah.
Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang. Kamis (27/1/2022).
HMR berharap dengan dibangunnya KEK kesehatan di sekupang warga negara Indonesia khusunya bagian sumatera tidak perlu lagi pergi berobat ke negara tetangga.
“Ini saya bangun untuk bisa diakses masyarakat menengah ke bawah,” kata HMR.
Selain itu, HMR mengatakan bahwa KEK Kesehatan ini akan meningkatkan kunjungan orang luar ke Batam melalui destinasi kesehatan tersebut.
“Yang awalnya tak tak pernah ke Batam, karena berobat, akhirnya kenal juga dengan kota ini. Dari sini nanti Batam akan dikenal sebagai kota yang indah, sehat, modern, dan madani,” lanjut HMR.
HMR menargetkan pembangunan Terminal II Bandara Hang Nadim, Pelebaran Jalan, Pelabuhan, dan khusus KEK kesehatan ini akan selesai sebelum jabatannya habis pada tahun 2024 mendatang.
“Ini yang saya kejar. Saya berpacu dengan waktu,” tegas kepala BP Batam itu.
Mendengar itu, warga Tiban Indah sangat gembira dan memberikan tepuk tangan yang meriah atas perjuangan yang dilakukan Wali Kota Batam itu.
Warga Tiban Indah, Susila Astuti, mengakui sangat bergembira mendengar kabar baik ini. Pasalnya nanti warga yang terkena kangker tak perlu keluar negeri yang memakan biaya sangat besar.
“Senang banget. Apalagi saat Pak Rudi bilang ini dibangun untuk masyarakat menengah ke bawah. Kalau sudah bilang begitu, artinya biayanya sangat murah dan bisa dijangkau orang seperti kami,” kata ibu rumah tangga itu. (sur)






