HMR Tangani Stunting di Batam dengan Tumbuhkan Ekonomi & Gerakan Bapak Asuh

ENGKUPUTRI, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menjelaskan dengan gamblang saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI terkait pengawasan stunting di Kota Batam, Kamis (2/2/2023).

Begini: selain menangani langsung perihal stunting, Batam kini juga melakukan berbagai lompatan pembangunan. Tujuannya, guna merangsang pertumbuhan ekonomi. Muaranya, HMR ingin masyarakat sejahtera.

“Stunting berkaitan dengan kekurangan gizi, maka (membangun) ekonomi itu penting,” jelas Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan Batam tersebut.

HMR bersyukur, pada tahun 2020, setahun setelah kasus pertama pandemi dinyatakan ada di Batam, kota ini menjadi yang terbaik dalam penanganan Covid-19.

Salah satu indikatornya yakni pertumbuhan ekonomi. “Bahkan tahun 2022 lalu, ekonomi Batam mencapai 4,75 persen (tertinggi di Kepri),” ungkapnya.

Langkah selanjutnya pengawasan stunting di Kota Batam, HMR juga mendukung Gerakan Bapak Asuh Stunting. Dalam hal ini, ia membuka kesempatan Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam, maupun pengusaha untuk ikut andil.

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Spesifik Nihayatul Wafiroh menyebutkan, secara nasional angka stunting turun dari 2021 24,4 persen dan pada tahun 2022 turun menjadi 21,6 persen.

Merujuk pada data, sebut dia, angka stunting di Kota Batam tidak terlalu tinggi. Namun usaha menekan stunting diharapkan terus dilakukan. Mengingat Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2030-2040 mendatang.(ski)

Exit mobile version