SEBUAH JURNAL dari neoropsiciatric internasional pernah mengupas soal “mythomania” atau “pseudologica fantastica”.
Ini adalah kebiasaan seseorang yang suka berbohong secara terus menerus akan suatu hal hingga akhirnya orang lain dan dirinya sendiri pun percaya akan kebohongan tersebut.
Gangguan kejiwaan ini biasanya terjadi pada anak kecil, namun tak sedikit juga ditemukan pada orang dewasa.
Biasanya, penderita gangguan jiwa ini tdk memiliki rasa percaya diri akan apa yg dia miliki sehingga dia mengarang semua cerita itu supaya orang kagum sama dia.
Pada kasus orang dewasa, mythomania ini semakin sering terjadi karena tuntutan lingkungan yang hanya memandang atau menghargai orang hebat. Tujuannya untuk mendapatkan afeksi.
Sehingga tak jarang kita lihat ada yang ingin tampak eksis di tengah komunitasnya atau masyarakat, melakukan kebohongan demi mencapai popularitas.
Misal bicara sana sini, bahwa dirinya dekat tokoh-tokoh papan atas atau berprestasi di luar negeri. Padahal kenyataannya tak seperti itu.
Ada juga yang mencitrakan diri religius. Tapi, perbuatannya jauh dari semua yang diucapkan. Bahkan bertentangan dengan kata-katanya sendiri.
Manusia semacam ini, lama-lama akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri agar dapat menutupi kebohongannya. Seperti yang dikatakan Abraham Lincoln, “Tidak ada manusia yang memiliki ingatan yang cukup baik untuk menjadi pembohong yang sukses.” ***
__________
Foto ilustrasi: SpongeBob Squarepants sedang mengemudi didampingi Mrs PoppyPuff.
