IN2PIRASI PAGI: Yang Baik Tetap Baik

TETAP BERSINAR: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), berbicara di depan ribuan masyarakat. Sebagai pemimpin brilian, HMR sering dijelek-jelekkan, bahkan menjadi sasaran fitnah. Namun prestasi dan kinerjanya yang moncer membuatnya berintegritas.

INTAN tetaplah intan. Ditenggelamkan di lumpur paling dalam sekalipun, tetap berkilau. Ibarat karakter seseorang, meski dijelek-jelekkan, jika memang bagus, maka akan tetap menyala dan bersinar.

Tak percaya? Lihat saja bagaimana “Kaos Joger”. Mereka memasarkan produknya dengan strategi paradoksal. Maksudnya, oleh-oleh asli Bali ini memilih menjelek-jelekan produknya sendiri.

Lihat saja di tiap kaos yang mereka produksi, selalu ditulis “Joger Jelek”. Apakah dengan demikian kaos ini tak laku? Tidak. Justru sangat laris.

Strategi ini juga menjadi kunci sukses Tukul Arwana. Komedian top Indonesia ini menyatakan, tidak pernah merasa minder dengan kekurangan yang dimiliknya.

Justru kekurangan tersebut, seperti bahasa inggris yang kacau, kepolosan dan penampilan konyol lainnya, menjadi trade mark yang mampu mengantarkannya untuk mencapai puncak kejayaan.

“Saya ini seperti pisau yang jelek tapi diasah terus, sehingga bisa jadi tajam,” kata Tukul yang tenar dengan kalimat “Kembali ke Laptop”.

Intan tetaplah intan. Ditenggelamkan di lumpur paling dalam sekalipun, akan tetap berkilau. Beda dengan yang palsu. Harus menipu (pakai gimik) supaya bisa laku.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version