WALI KOTA Batam DR H Amsakar Achmad S Sos M Si, menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kewirausahaan (entrepreneurship) dalam kehidupan masyarakat, khususnya kalangan tokoh agama.
Doktor Ilmu Pemerintahan ini mencontohkan Rasulullah SAW sebagai sosok teladan yang juga merupakan seorang entrepreneur. “Spirit entrepreneur harus dibangun. Negara-negara besar pun bertumbuh dari semangat kewirausahaan,” tambahnya.
Memang ada kegelisahan tersendiri ketika kita membicarakan wirausahawan muslim yang jumlahnya masih sedikit di Indonesia. Potret ini mungkin juga menggambarkan posisi pengusaha muslim di seluruh dunia.
Padahal, kehadiran para usahawan muslim bukan saja akan menepis anggapan bahwa Islam sebagai agama yang hanya mengurusi kerohanian semata, tetapi juga akan mengangkat citra Islam sebagai agama yang peduli dengan persoalan ekonomi dan kesejahteraan umat.
Contoh, selain Rasulullah, banyak sahabat yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan menjadi teladan dalam wirausaha. Yang paling ternama adalah Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan, dan Zubair bin Awwam.
Kisah orang mulia ini menunjukkan kepada kita bahwa dalam kesuksesan berbisnis dapat diraih dengan prinsip-prinsip Islam, seperti kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial.
Lebih dari itu, budaya pedagang dan pebisnis yang dekat dengan semangat yang dinamis, berani mengambil risiko untuk kebaikan, gigih dan ulet, disiplin dan kejujuran, akan sangat membantu dalam penyebaran dakwah bil hal Islam.
Jangan sampai apa yang disinyalir Kuntowijoyo menjadi kenyataan sekarang ini bahwa umat Islam memiliki langgam yang lamban dan kehilangan sifat dinamis dan progresif, disebabkan karena pudarnya budaya “pedagang” yang dulu dimiliki oleh para penyebar dan pendahulu Islam.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI JUMAT: Islam & Spirit Wirausaha
