News  

INSPIRASI PAGI: Jaga Budaya Batam

BATAM saat ini tumbuh sebagai kota yang maju, modern, humanis, dan berwawasan. Hebatnya, tidak melupakan atau meninggalkan budayanya, dalam hal ini Melayu. Seperti singkatannya: BATAM, “Bila Anda Tiba Anda berada di bumi Melayu”.

Kemajuan bangsa dimulai dari budaya. Maka jangan remehkan. Budaya –yang mencakup nilai-nilai, norma, adat istiadat, dan tradisi suatu bangsa– memainkan peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan perilaku masyarakat, yang pada gilirannya mempengaruhi kemajuan bangsa.

Sukarno berkata, akar dari ilmu pengetahuan itu adalah spiritualitas, dan budaya adalah ejawantahnya. “Budaya adalah pelebaran pikiran dan jiwa,” kata Jawaharlal Nehru. “Budaya adalah seni yang diangkat menjadi seperangkat keyakinan,” kata Thomas Wolfe

Maka jangan heran, Eropa bisa maju seperti saat ini, setelah muncul gerakan intelektual dan budaya, yang dikenal dengan “Renaisans”. Sebaliknya, Eropa dilnda abad kegelapan di periode pertengahan –yang terjadi antara jatuhnya Roma kuno pada 476 M dan awal abad ke-14– akibat kemunduran budaya. Sain dan seni mandeg. Kreativitas & inovasi entah di mana.

Hingga ketika Renaisans bergema, terjadi kebangkitan besar dan belum pernah terjadi sebelumnya di berbagai bidang seni, sastra, dan bidang intelektual lainnya. Termasuk astronomi, filsafat humanis, mesin cetak, bahasa vernakular dalam penulisan, teknik melukis dan patung.

Pada akhir periode sejarah inilah, karya-karya Shakespeare menjadi sangat populer, dan pada masa ini juga banyak penjelajahan dunia dilakukan. Benar kata John Abbot, “Kemampuan setiap orang dapat diperkuat atau ditingkatkan oleh budaya.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version