KEBAIKAN itu memancar dari perbuatan, bukan sekadar perkataan. Jadi jika Anda ingin diakui sebagai orang baik, tunjukkan dengan perbuatan. Sesederhana itu.
Sebagai insan beragama, tentu kita tahu apa itu baik buruk, dan pantas atau tidak. Maka, praktikkan saja yang baik, buang yang buruk.
Jadi tak perlu begitu haus akan pengakuan orang lain bahwa kita itu baik. Sampai rela membuat kabar-kabar bohong. Hal ini hanya menunjukkan bahwa kita rendah diri, seolah berharga atau tidaknya kita hanya ditentukan oleh pengakuan orang lain.
Jadi sekali lagi, praktikkan saja. Tunjukkan bahwa dengan kehadiran Anda bermanfaat bagi manusia bahkan mahluk lain. Lebih bagus lagi jika berhasil mendatangkan kemajuan, kesejahteraan, hingga kedamaian hidup bagi daerah dan masyarakatnya.
Ya, sesederhana itu.
Meminjam kata Sujiwo Tejo, “Hidup bukan cuma bekerja mempersembahkan waktu, tenaga, dan pikiran. Hidup adalah mempersembahkan jiwa dan raga pada kehidupan itu sendiri.”
Bagaimana menurut Anda? (ski)
