INSPIRASI PAGI: Leiden is Lijden

TENTUNYA kita semua sudah mengenal H Agus Salim, salah satu tokoh perjuangan nasional. Ia diplomat ulung dan disegani, tetapi sangat sederhana dan sangat terbatas dari sisi materi.

Betapa tidak, meski punya jabatan penting, tapi rumahnya sangat kecil, tersudut dalam gang sempit di Jatinegara. Itupun masih ngontrak. Di sanalah H Agus Salim tinggal bersama istri dan ketujuh anaknya.

Bahkan Agus Salim rela berjualan minyak tanah, sekadar memenuhi kebutuhan hidup, meski pada saat itu dia sudah pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan perwakilan tetap Indonesia di PBB.

Leiden is lijden, memimpin itu menderita. Begitu pepatah kuno Belanda yang dikutip muridnya, MR Mohammad Roem dalam karangannya berjudul, “Haji Agus Salim, Memimpin Adalah Menderita” (Prisma No 8, Agustus 1977).

Memimpin itu berkorban, bukan menuntut. Sehingga tak akan pernah menggantungkan hidup dan kehormatan pada jabatan, hanya karena takut miskin dan tak lagi dihormati.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version