30 Mei 2024

Kabar Baik dari Batam

INSPIRASI PAGI: Membaca Manusia

membaca manusia

KARAKTER orang itu berbeda-beda, dipengaruhi oleh kebiasaan, kepercayaan dan pengalamannya. Itulah pentingnya kita memiliki kemampuan “membaca” orang lewat bahasa tubuhnya.

Bahasa tubuh adalah komunikasi non-verbal yang dilakukan semua manusia, baik disadari atau tidak. Hal ini tampak dari gesture, tanda, ekspresi, gaya bicara, gerakan, postur dan lainnya.

Contohnya bisa dilihat saat orang dicekam rasa takut, cemas, gembira. Tanpa bicara pun kita sudah dapat merasakannya.

Cara mempelajari bahasa tubuh yang paling mudah adalah dengan melihat binatang peliharaan, baik kucing atau anjing. Mereka memang tak mampu bicara, tapi kita bisa memahaminya.

Eagle Oseven dalam bukunya, “Seni perang Psikoligis: Bagaimana Mempengaruhi Orang dengan Terampil, Tidak Terdeteksi, dan Bagaimana Taklukkan Mental Musuh Anda di Mode Tersembunyi”, mengupas akan hal ini.

Menurutnya, membaca orang itu penting jika kita ingin mencoba memanipulasi mereka, berebut kekuasaan dengan mereka, dan secara mental mendominasi mereka.

Dengan kemampuan ini kita akan memahami di mana letak kelemahan seseorang, dan seterusnya, serta dari mana celah agar kita bisa masuk ke alam pikirannya.

Tapi ingat, jika mau berhasil, jangan sampai bahasa tubuh kita -yang asli- malah terbaca oleh orang lain. Maka itu harus dikontrol agar mendapatkan efek yang diinginkan.

Di era media sosial ini, kondisi psikologis seseorang tak semata dapat kita nilai dari bahasa tubuhnya, tapi juga dari unggahan, gaya penulisan, dan cara memilih bahasa. Ada yang bisa diartikan saklek, ada juga yang bermakna sebaliknya.

Bapak Manajamen Modern, Peter F Drucker pernah berkata, “Hal terpenting dalam komunikasi adalah mendengarkan apa yang tidak diucapkan.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.