INSPIRASI PAGI: Respon dengan Cinta

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, dan Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), foto bersama para pelajar Kabupaten Natuna, saat berkunjung ke kabupaten tersebut pekan lalu.

STRESOR atau penyebab stres berasal dari peristiwa yang netral. Respons kita terhadap stressor tersebutlah yang membuatnya bermakna.

Demikian poin penting dalam buku “Loving the Wounded Soul” karya Regis Machdy, terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Arti dari teori ini adalah, bijak-bijaklah dalam merespon sesuatu. Respon tak selalu berupa menjawab dengan kata dan serangan. Respon bisa juga berupa diam.

Ingat, sebenarnya kitalah yang berkuasa menentukan apakah kita akan tersinggung, sakit kepala, sakit hati bahkan stroke, atau malah bersyukur saat diterpa sebuah peristiwa.

Maka sebelum merespon sesuatu, luruskan dulu persepsi kita. Seimbangkan id, ego dan super ego. Hati-hati mengambil kesimpulan, sehingga kita bisa memberi respon terbaik.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, pernah berkata:

“Waktu kita terlalu berharga dan terbatas untuk merespon hal tak penting. Daripada kita buang, atau diberikan semua kepada ‘haters’, mending kita berikan kepada orang-orang yang mencintai kita.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version