>>> Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Dunia, Lengkap dengan Akademi
BERITA TENTANG pembangunan panel surya yang akan dioperasikan di Waduk Duriangkang, mendapat perhatian penuh media terbesar Singapura, The Straits Times.
Rabu (21/7/2021) media ini menulis berita dengan judul: “Sunseap inks deal to build world’s largest floating solar farm and energy storage system in Batam”, (Sunseap sepakat membangun sistem pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan energi terapung terbesar di dunia di Batam).
Inti tulis tersebut adalah, Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Sunseap Group Pte. Ltd melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan panel surya yang akan dioperasikan di Waduk Duriangkang, Senin (19/7/2021).
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan secara virtual oleh Wali Kota Batam-Kepala BP Batam H Muhammad Rudi (HMR) dengan Co-founder and CEO Sunseap Group Pte. Ltd Frank Phuan.
Tak hanya itu, Sunseap juga berencana membangun akademi di Batam untuk mendukung alih teknologi kepada lebih 3000 pekerja yang terlibat.
Sebagaimana dijelaskan Sunseap chief executive and co-founder Frank Phuan, “Proyek raksasa akan menjadi milestone bagi Sunseap, setelah merampungkan proyek pertamanya di Selat Johor.”
Sunseap Group sendiri adalah sebuah perusahaan penyedia energi bersih terbesar di Singapura.
Dalam MoU ini, Sunseap akan menyediakan layanan satu atap untuk solusi energi bersih, yang mencakup elemen-elemen seperti pendanaan, pengembangan, perancangan, teknik dan konstruksi tenaga surya, dan pasokan listrik bersih.
Sementara itu, Kepala BP Batam HMR mengatakan, MoU dengan Sunseap Group itu total investasinya mencapai Rp29 triliun.
“Ke depannya akan menciptakan lapangan pekerjaan sekitar 3.000 pekerja lokal. Tak hanya Batam, tetapi juga Indonesia,” ujar HMR.
Sunseap Group akan memasang panel surya di genangan waduk dengan cara mengambang (floating). Energi yang dihasilkan nantinya akan akan diekspor ke Singapura dan sebagian untuk Batam. Ini akan menjadi salah satu yang terluas di Asia Tenggara dan pertama di Batam.
HMR mengatakan, proyek ini akan dilaksanakan pada tahun ini dan dimulai dengan persiapan perizinan dan kajian awal untuk implementasinya di genangan Waduk Duriangkang. ***
_____
Selengkapnya bisa langsung klik:
