SAFARI RAMADAN: Kebersihan Bagian dari Iman, Jefridin Ajak Jaga Batam dari Sampah

SAMBAU, KataBatam-Allah SWT sangat menyukai kebersihan. Itulah sebab kebersihan menjadi tolak ukur dari kehidupan umat Islam.

Poin inilah yang menjadi “kuliah singkat” Safari Ramadan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, di Masjid Al Mukhlisin Kavling Sambau Makmur RT 06/ RW 04 Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa, Minggu (8/4/2023).

Dalam konteks ini, Jefridin menekankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dari sampah. Langkah ini menurutnya untuk menghindari terjadinya banjir di waktu hujan.

“Mari sama-sama kita jaga Batam ini. Jika jalan sudah bagus, taman sudah bagus, masjid sudah bagus tapi kalau sampah masih berserakan, itu jadi persoalan bagi kita,” terangnya.

Jefridin menyebut, jika sampah dikelola dengan baik, sebutnya, maka akan ada nilai ekonomis yang menguntungkan bagi masyarakat.

Saya menyampaikan pesan dari Bapak Wali Kota Batam (H Muhammad Rudi/HMR), agar kita semua menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya,” ajaknya.

Jefridin juga meminta agar ketua Rukun Tetangga (RT) dan ketua Rukun Warga (RW) berperan dalam hal pengelolaan sampah ini.

Kalau bisa upayakan agar di lingkungannya masing-masing terdapat bank sampah, sehingga sampah-sampah yang masih bisa diolah dapat di kumpulkan dan dimanfaatkan.

“Misalnya diolah dengan membuat kompos. Botol plastik bekas minuman dikumpukan di bank sampah dan bisa dijual karena ini ada nilai ekomisnya. Pak RT dan Pak RW mohon bantuannya untuk pengelolaan sampah ini,” sebut pria kelahiran Selatpanjang ini.

Ketua Kwarcab Kota Batam ini juga menyampaikan jika saat ini Wali Kota Batam HMR tengah membangun jalan dari arah Batuampar-bandara-Nongsa.

Jalan yang dilebarkan di jalur kiri dan kanan ini akan dibangun masing-masing lima lajur. Diperkirakan jalan tersebut akan selesai pada akhir Desember 2023.

“Jalan sudah bagus, tentu harus bersih. Kalau sampah masih berserakan, bukan hanya mata yang sakit tapi juga bisa mendatangkan penyakit,” ujarnya.

Jika sampah sudah dibuang pada tempatnya, tidak akan ada lagi parit yang tersumbat, dan ketika hujan tidak akan banjir lagi.

“Kita tidak bisa berharap penuh terhadap petugas kebersihan, karena jumlah mereka sedikit. Sementara penduduk Batam ini ada 1,3 juta jumlahnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Jefridin mewakili Wali Kota HMR, menyerahkan sejumlah bantuan untuk perbaikan masjid Al Mukhlisin. Bantuan senilai Rp50 juta ini diharapkannya dapat bermanfaat untuk kelanjutan pembangunan masjid tersebut.

“Bantuan ini saya serahkan semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Nanti setelah dananya cair segera dikerjakan dan disiapkan laporan pertanggungjawabannya,” pesan suami Hj Hariyanti ini.

Atas bantuan yang diberikan Ketua RT 02, Warigan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ia mengakui masih banyak kekurangan infrastruktur di masjid tersebut.(ski/mc)

Exit mobile version