Semangat Marlin, Wanita Perkasa dari Kepri, Dobrak Stigma Perempuan Mahluk Lemah

WONDER WOMAN: Wagub Marlin, didampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, memeriksa kendaraan milik Polri untuk kesiapan pengamanan, usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi-2022, di Lapangan Upacara Mapolda Kepri.

BATAM, KataBatam-Inspirasi nyata yang bisa kita petik dari seorang Hj Marlin Agustina adalah ketangguhannya. Buktinya, meski harus menjalani aktivitas super padat, staminanya tetap on and on, dan ia pun tetap going and going and going…

Sebagaimana diketahui, selama menjalankan fungsinya sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua TP-PKK Kota Batam, maupun jabatan yang melekat lainnya, mengharuskan Marlin banyak terlibat pertemuan satu ke pertemuan yang lain.

Adakalanya pertemuan itu digelar di dalam ruang, seperti kompleks kantor gubernur Dompak, maupun DPRD Provinsi Kepri. Namun banyak juga digelar di ruang terbuka.

Lokasinya pun berpindah-pindah. Dari kota atau kabupaten, hingga masuk ke kecamatan, kelurahan hingga perkampungan penduduk. Baik padat maupun terpencil.

Tak hanya melalui jalan darat, juga jalan laut. Bahkan tak sekali Marlin harus naik turun pelantar, atau meniti jembatan kayu kecil sambil tangannya berpegangan ke seutas tali agar tubuhnya tak terjatuh.

Hal ini kadang membuat staf Marlin sampai heran. “Kuat sekali Ibu Wagub.
Kami aja yang laki-laki kadang lelah mengiring jadwalnya yang padat,” ujarnya.

Tak usah jauh-jauh untuk melihat seberapa padat jadwal kerja Marlin ini. Kita lihat pada Kamis, 22 Desember 2022, saja. Sungguh luar biasa.

Mulai pukul 08.00, Wagub Marlin memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi-2022, di Lapangan Upacara Mapolda Kepri. Selanjutnya bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, memeriksa kendaraan milik Polri untuk kesiapan pengamanan.

Selanjutnya, Wagub Marlin melakukan Penyerahan Sembako/ Bakti Sosial pada Beberapa Organisasi di tujuh titik. Di antaranya:

Pukul 10.00, hadir di Aisiyah Centre, Caffe Tanda Baca, Ruko Tibankoperasi, Kelurahan Tibanbaru, Kecamatan Sekupang.

Pukul 11.00, bertemu Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Sekeretariat Komplek Kartika Bisnis Centre, Blok U4 No 9, Tibankoperasi, Kecamatan Sekupang.

Pukul 12.00, bertemu Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI) Kota Batam, di Sekretariat P3DI Kota Batam, Blok B1 No 21, RT 2, RW 16, Tibanhousing Kecamatan Sekupang.

Pukul 13.00 bertemu Komunitas Basiba, di Tiban Villa Sempurna 1, Blok B1 Nomor 8, (dekat SMPN 25 Sekupang) Kelurahan Tibanindah, Kecamatan Sekupang.

Dilanjut pukul 14.00, bertemu di Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) di Pure Agung Amertha Buana, Jalan Gajah Mada Nomor 3, Seiladi Batam.

Pukul 15.00, bertemu di Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), di jl. Anggrek Nomor 1, Blok II Lubukbaja Batam, (Samping Gereja Katolik St. Petrus) Kecamatan Lubukbaja

Pukul 16.00, hadir di Bundo Kanduang, di Masjid Baitusakur, Seijidoh, Kecamatan Batuampar Kota Batam.

Dari rangkaian acara padat ini, maka tak terlalu berlebihan jika Marlin disebut perempuan perkasa. Ia selalu berstamina yang berkobar karena dibakar rasa cinta nan dalam terhadap masyarakat sebagai pemberi amanat agar Marlin membantu semua kesulitannya.

Lebih jauh dari itu, Marlin berhasil menepis tilas sejarah yang memenjara ruang gerak perempuan hingga melahirkan stigma dalam masyarakat bahwa perempuan ialah sosok yang tidak setara dan sebanding dengan laki-laki.

Perempuan dianggap tidak dapat memiliki peran yang besar dalam masyarakat, tidak layak untuk berpendidikan tinggi, tidak dapat menjadi seorang pemimpin negeri, bahkan hanya menduduki strata kedua yang berada di bawah kendali laki-laki.(ski)

Exit mobile version