βππππππ πππππ’ ππππ¦ππ πππππ πππ‘π ππππππ ππ πππππ πππππππ π πππ‘π πππ π ππππ’π‘ πππππππ π£πππ ππππ π, πππ πππππππππππ ππππ πππ ππ πππ πππ πππ‘πβ¦β
SATUAN RESKRIM Polresta Barelang Batam berhasil membongkar sindikat pemalsu sartifikat vaksinasi dengan keuntungan Rp5 juta. Lima orang relawan validasi vaksinasi diamanakan petugas sebagai tersangka pemalsuan.
Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Juwita Oktaviani mengatakan, para pelaku yang ditangkap ini semuanya adalah oknum mahasiswa.
Kelima tersangka bernama LC (26), FM (23), HP (31), RA (19), dan RR (18). Dari tangan tersangka petugas menyita puluhan keping sartifikat dan kartu vaksin palsu.
βPeran para tersangka diketahui berbeda-beda, para korban dimintai biaya Rp 300 ribu untuk mendapatkan kartu vaksin tanpa melalui proses vaksinasi. Mereka mampu menyisipkan data korban ke dalam aplikasi data base input program vaksinasi, ada kejanggalan pada dosis dan peserta,β katanya, Kamis (15/7/2021).
Juwita mengungkapkan, modus tersangka dalam mencari korban adalah bagi pencari kerja, dimana sartifikat dan kartu vaksin sebagai syarat utama. Motivasinya adalah keuntungan.Β
Tersangka mengetahui pelaksanaan program vaksinasi dengan berencana menyisipkan data siluman dalam aplikasi.
βKecurigaan bermula ketika laporan Puskesmas Rempang Cate, dan sejumlah faskes menjadi pelaksanaan vaksinasi kepada 1.020 orang sasaran di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Batam, pada Selasa (6/7/2021) lalu. Ditemukan selisih jumlah sebanyak 43 peserta di data base tercatat 1.063 untuk diterbitkan kartu vaksin,β katanya.Β
Sebelumnya, sertifikat vaksinasi dibutuhkan bagi orang yang hendak melakukan perjalanan baik darat maupun udara selama PPKM Darurat diberlakukan.Β
Alih-alih mengikuti vaksinasi secara benar, justru kesempatan ini dijadikan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab sebagai kesempatan untuk melakukan tindak kejahatan. ***
_________
Sumber : Kompas TV
