Newsย ย 

๐˜’๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฉ ๐˜Ž๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด ๐˜’๐˜ฆ๐˜ค๐˜ช๐˜ญ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ ๐˜’๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜‰๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ (2): ๐— ๐—ฎ๐—ธ ๐— ๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฆ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—œ๐—ป๐˜€๐—ฝ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐—ผ๐—ฟ

Marlin saat menjadi bintang tamu acara masak Televisi Trans 7.ย 

WAKTU berlalu, musim berganti, Marlin Agustina pun sudah tumbuh menjadi gadis remaja di bangku SMA. Selain ibundanya, Marlin dekat dengan Mak Midah, penjual kue di seberang rumahnya.

โ€œMak Midah pandai bikin kue. Semua enak-enak. Ada kue lapis, apam, pisang, onde-onde, dan banyak lagi,โ€ ungkapnya.

Marlin pun terinspirasi untuk belajar menjadi wirausaha kepada Mak Midah. Dia minta izin membantu menjual kue tradisional khas Melayu.

Tentu saja Mak Midah senang dan mengizinkan. Maka saat itu, mulailah Marlin menjadi penjual kue, dengan menjajakannya keliling kampung.

Dari sini Marlin dapat upah. โ€œLumayan untuk uang jajan sehari-hari,โ€ kenangnya.

Marlin mengaku kagum pada Mak Midah yang bisa membuat kue begitu lezat. Ia pun penasaran ingin bisa melakukannya.

โ€œSaya pun belajar memasak kue. Hingga setelah menikah, saya minta resep kue ke Mak Midah, dan dikasih. Aduh, saya senang sekali,โ€ ulas Marlin.

Mau tahu siapa lelaki yang menikahi Marlin? Dia adalah Muhammad Rudi yang kelak di kemudian hari menjadi Walikota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam.

Kini kita semua tahu, bahwa Marlin sukses sebagai pengusaha dan memimpin berbagai organisasi sosial di Batam.

Selain itu, kepiawaiannya dalam memasak dia terapkan untuk mengembangkan kuliner di Kota Batam.

Bahkan tak lama lagi kumpulan resep masakannya bersama ibu-ibu PKK Kota Batam siap dibukukan.

Marlin juga tak segan membagi ilmu wirausahanya untuk memberdayakan orang lain dengan membantu membuat industri kecil menengah.

Banyak penghargaan berhasil dia raih. Batik Batam dan kampung tenun Ngenang menjadi salah satu pencapaian gemilangnya hingga dikenal ke mancanegara.

โ€œ๐˜š๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ณ๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ค๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ, ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด๐˜ถ๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ถ๐˜ด, ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข. ๐˜š๐˜ฆ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ต๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข,โ€ kata pendiri Apple Steve Jobs. ***
______
Bersambungโ€ฆ

Exit mobile version