MOTIVASI PAGI: Menentukan Masa Depan

DALAM BUKU “History of Time”, fisikawan kuantum Stephen Hawking sempat menjelaskan perihal “segi tiga kerucut masa depan dan segi tiga kerucut masa lalu”.

Hal ini untuk menjelaskan bahwa cahaya galaksi dan bintang-bintang yang kita lihat sebenarnya adalah cahaya yang jutaan tahun lalu telah meninggalkan sumber cahayanya, sehingga sampai di posisi kita saat ini.

“Jadi, ketika kita memandang alam semesta, kita sedang memandang masa lalu,” jelasnya.

Penyingkapan Fisika ini menghantarkan kita pada sebuah kearifan bahwa apa yang kita jalani hari ini adalah sebuah pantulan dari apa yang sudah kita perbuat di masa lalu. Dengan cara yang sama, apa yang kita kerjakan hari ini berpengaruh pada masa depan kita.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara HGN, Wagub Marlin Akui Keberhasilannya Berkat Peran Besar Guru

Dari uraian ini, mari bertanya pada diri, apa yang sudah kita tabur di 2022 atau jauh sebelumnya lagi, sehingga berani berharap bisa memanen kegemilangan di masa hadapan?

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *