BATAMCENTER, KataBatam– Setelah lama dinanti, akhirnya rumah makan Padang ternama, Restoran Garuda, buka cabang di Batam, yang bertempat di Fanindo Sanctuary Garden Batamcentre, Kota Batam, Kamis (29/9/2022).
Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam Yusfa Hendri, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas dibukanya Restoran Garuda di Kota Batam.
“Batam menyambut dengan gembira kehadiran Restoran Garuda ini. Selain semakin menyemarakkan dunia kuliner, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi putera puteri daerah,” sambut mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam ini.
Yusfa sekaligus memuji sistem drive thru Restoran Garuda ini. “Mungkin menjadi restoran Padang pertama di Indonesia, bahkan dunia yang memperkenalkan sitem drive thru. Sehingga semakin memudahkan konsumen,” terangnya.
๐ฆ๐ฒ๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต ๐๐ฒ๐ฟ๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ๐ป๐๐ฎ ๐ฅ๐๐บ๐ฎ๐ต ๐ ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฟ๐๐ฑ๐ฎ
Dikutip dari Liputan 6, sejarah berdirinya Rumah Makan Garuda sejak tahun 1976 diawali dengan niat pendirinya, alm. H. Bakhtar, untuk banting setir dari pedagang kain menjadi juragan bisnis kuliner.
Kini, di bawah pengelolaan generasi kedua RM Garuda memiliki banyak outlet di kota-kota besar Indonesia, bahkan ada juga outlet di Singapura. Zulhelfi, SE, yang mengambil operasional RM Garuda sejak sang pendiri meninggal pada 1999.
RM dan Buffet Garuda didirikan sejak tahun 1976 oleh alm. H. Bakhtar. Cikal bakal pendirian berawal dari niat Bakhtar untuk banting setir dari kegiatan sehari-harinya yang berjualan kain di Pasar Perniagaan.
Menyadari kondisi perdagangan kain yang semakin menurun, maka Bakhtar memberanikan diri untuk mempelajari bentuk bisnis yang lain.
Sebelum menjalankan bisnis rumah makan, pendiri melakukan perjalanan ke Palembang untuk berguru kepada adiknya yang telah menjalankan bisnis rumah makan.
Sekembalinya dari sana, Bakhtar mulai menjalankan bisnis rumah makan pertamanya di Jalan Pemuda.
Saat itu, bangunan yang digunakan masih bangunan sewa dan sang istri, Yulinar juga ikut membantu di dapur untuk memberi pengarahan menu kepada juru masak. Konsentrasi ke masakan Minang karena latar belakang Bakhtar yang berasal dari Padang.
Untuk menambah permodalan, di awal usahanya Bakhtar melakukan join dengan adiknya. Namun di tengah jalan, terjadi pemisahan di tahun 1990 dan berdiri sendiri hingga saat itu. Sejak Bakhtar meninggal di tahun 1995, saya mengambil alih seluruh operasional RM Garuda.
Sama seperti usaha lainnya, RM Garuda didirikan juga dengan penuh perjuangan. Mulai dari sepinya pengunjung di tahap awal hingga sulitnya keuangan untuk mendanai usaha menyebabkan harta benda Bakhtar harus disita bank.
Namun dengan usaha keras, Bakhtar dapat bangkit dan secara perlahan mulai mendirikan cabang di dalam kota hingga ke luar kota. Kisah jatuh bangun juga terjadi di tahun 2008, ketika salah satu cabang RM Garuda di Jalan Gajah Mada terbakar, dan setelah melalui proses renovasi akhirnya dibuka kembali tahun 2009.
Awal ekspansi dilakukan di tahun 1978, RM Garuda memiliki cabang ke luar kota yaitu kota Tebing Tinggi (saat ini telah ditutup). Saat itu, pasar mulai terbentuk dan permintaan pelanggan mulai tinggi.
Setelah melakukan analisis pasar, Bahktar mulai melakukan pelebaran sayap terhadap usahanya. Setahun kemudian, 1979 dibuka lagi cabang kedua di Jalan Gatot Subroto (telah ditutup).
Saat ini RM Garuda telah memiliki banyak cabang di Indonesia di antaranya di Medan, dLampung, Jakarta, Batam, dan cabang anak usaha yang diberi nama โRM Berjayaโ. Sementara di luar negeri, Rumah Makan Garuda memiliki 3 cabang di Singapura. (ski)






