INSPIRASI PAGI: Paradox of Change

EVALUASI TOTAL : Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), mendengar penjelasan dari bright PLN Batam tentang pengamanan pasokan listrik di Batam, saat menggelar Apel Siaga Kelistrikan Natal Tahun Baru di Dataran Engku Puteri Batam Center, Jumat (23/12/2022). Namun, Minggu (1/1/2023) tiba-tiba terjadi masalah yang membuat listrik di sejumlah wilayah Kota Batam dan Kabupaten Bintan, Kepri, padam selama kurang lebih 12 jam. Diketahui sekitar 508.427 pelanggan rumah tangga terdampak akibat pemadaman itu. Saatnya PLN berubah! Evaluasi total, hingga ke SDM-nya.

MENURUT ahli manajemen, saat yang tepat untuk melakukan perubahan ketika kondisi kita, perusahaan atau organisasi sedang sehat dan happy. Bahkan di puncak jaya.

Cuma masalahnya, di saat itulah orang malas melakukan perubahan. Namun ketika akhirnya sakit, terjadi masalah fatal, SDM atau organisasi sudah tidak berdaya lagi melakukan perubahan.

Inilah yang disebut paradox of change. Hal ini jua yang menjadi latar belakang hancurnya perusahaan-perusahaan raksasa, seperti jejaring media cetak, BlackBerry, hingga Nokia.

“Kami tidak membuat kesalahan, bagaimana kami bisa kalah?” tanya CEO Nokia Stephen Elop. Saat itu Nokia merupakan perusahaan ponsel terbesar di dunia, sehingga tak perlu risau dengan serbuan ponsel Android.

BACA JUGA:  GALERI FOTO: Wagub Marlin Hadiri Vaksinasi Anak Pegawai BP Batam

Dan kita akhirnya melihat, Nokia kalah dalam persaingan karena siklus bisnis dunia yang berubah sangat cepat.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *