DULU Seoul, ibu kota Korea Selatan, adalah kota sangat miskin di dunia. Kota ini hancur akibat dibom pada Perang Dunia II dan Perang Korea yang berakhir 1953. Masalah lain, Seoul didatangi jutaan pengungsi.
Kemudian muncullah Park Chung – Hee, yang berhasil menangkap energi jutaan pengungsi tersebut sebagai kekuatan. Park melihat, mereka adalah orang-orang tangguh yang bertekad memperbaiki nasib.
Maka selepas berhasil merebut kekuasaan melalui kudeta militer tahun 1961, pemerintahan Park menyalurkan modal asing ke perusahaan-perusahaan Korea, yang memproduksi benda yang dibeli orang asing. Inilah yang dinamakan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI).
Dalam perjalanannya, FDI ini mendongkrak pertumbuhan masyarakat, kemiskinan menurun, kelas menengah tumbuh, bahkan dari pria dan wanita yang mengalir ke Seoul untuk bekerja di pabrik-pabrik baru dan menuntut ilmu di universitas itulah, akhirnya menciptakan konglomerat seperti Samsung dan Hyundai.
Kini, Seoul adalah salah satu kota terpadat di dunia. Korea Selatan berubah dari salah satu termiskin di dunia menjadi lebih kaya daripada beberapa negara di Eropa.
Pengalaman Korea Selatan ini memang tak mudah ditiru, tetapi membuktikan bahwa jika dikelola dengan baik, negari miskin pun dapat mengalami urbanisasi dengan sukses dan sangat cepat.
Bagaimana menurut Anda? (ski)






