NONGSA, KataBatam- Hari ini, Senin (29/6/2026), menjadi hari bersejarah. Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menghadirkan koridor baru TransBatam yang menghubungkan tiga kawasan strategis: Batamcenter – Bandara Internasional Hang Nadim – Nongsa.
Peluncuran koridor baru ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, nyaman, dan mudah diakses masyarakat.
Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan kehadiran koridor tersebut akan mulai beroperasi 2 Juli 2026. Ini merupakan momentum penting dalam pengembangan transportasi massal di Kota Batam.
Menurutnya, koridor baru ini tidak hanya membuka rute baru, tetapi juga menghubungkan sejumlah kawasan strategis, mulai dari Batamcenter, sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, Bandara Internasional Hang Nadim sebagai gerbang utama transportasi udara, hingga kawasan Nongsa yang terus berkembang sebagai destinasi pariwisata, kawasan ekonomi digital, dan pusat investasi internasional.
“Integrasi koridor Nongsa–Batamcenter dengan Bandara Hang Nadim, merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat konektivitas antarmoda transportasi,” ujar Yusfa.
Ia menegaskan, transportasi publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator kota yang maju. Menurutnya, kota modern bukan diukur dari banyaknya kendaraan pribadi, melainkan dari tersedianya transportasi umum yang aman, nyaman, tepat waktu, terjangkau, dan ramah lingkungan.
Karena itu, Pemko Batam terus melakukan berbagai pembenahan dalam pengembangan layanan TransBatam, mulai dari penambahan armada, peningkatan kualitas halte, digitalisasi sistem pembayaran, hingga pengembangan koridor yang menjangkau kawasan-kawasan strategis di Kota Batam.
Yusfa berharap, hadirnya koridor baru tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya mempermudah akses menuju Bandara Hang Nadim tanpa bergantung pada kendaraan pribadi, mendukung mobilitas pekerja, pelajar, wisatawan, dan masyarakat umum, mengurangi kemacetan serta emisi kendaraan, sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai kota investasi, industri, perdagangan, dan pariwisata.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Bus Trans Batam sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari.
“Semakin banyak masyarakat menggunakan angkutan umum, maka semakin nyaman kota ini, semakin bersih lingkungannya, dan semakin efisien mobilitas kita,” katanya.
Yusfa menambahkan, Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan TransBatam agar menjadi moda transportasi publik yang membanggakan dan mampu sejajar dengan layanan transportasi massal di kota-kota besar lainnya di Indonesia. (ski)
Koridor Baru TransBatam Diluncurkan! Hubungkan Batamcenter, Bandara, & Nongsa






