BATAM, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) langsung gerak cepat menangani dampak angin kencang disertai hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Kota Batam, Selasa (17/9/2024), mulai pukul 18.30 malam tadi.
Menerima instruksi ini, para camat pun langsung turun ke lokasi masing-masing untuk memberikan solusi saat itu juga. Meski ditemui banyak kerusakan akibat atap rumah yang lepas dan pohon tumbang, tetapi tak ada korban jiwa.
𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗻𝗴𝗸𝗼𝗻𝗴
Di Kecamatan Bengkong, Camat Fairus Batubara bersama empat lurah dan Kasi Trantib langsung terjun ke lokasi terdampak. Dari pendataan ditemukan data:
Di Kelurahan Sadai, satupohon tumbang di area Lytech Home, dan telah tertangani. Yang parah di Kelurahan Tanjungbuntung, beberapa properti warga mengalami kerusakan sebagai berikut:
Bengkongabadi Baru: satu rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan. Perumahan Pesona Mantang: dua rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Bengkong Kartini: satu rumah rusak berat. Kavling Tanjungbuntung: tiga rumah rusak berat.
Total keseluruhan ada tujuh rumah rusak berat, dan lima rumah rusak ringan.
Tidak ada korban jiwa, atau warga yang terluka, dalam peristiwa ini. Untuk penanganan sementara, Camat Fairus telah mengungsikan warga terdampak ke rumah warga sekitar.
“Warga yang rumahnya rusak ringan, akan diberikan material atap dan sembako dari camat dan lurah,” ujar Fairus.
Sedangkan warga terdampak kondisi berat, akan dilaporkan ke dinas terkait utk pengajuan bantuan, dan akan diberikan sembako dari camat dan lurah.
𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗡𝗼𝗻𝗴𝘀𝗮
Selain di Bengkong, beberapa kelurahan di Kecamatan Nongsa juga tak luput dari dampak akibat hantaman angin kencang.
Berdasarkan laporan Camat Nongsa Arfandi, ada beberapa kelurahan yang terdampak. Di antaranya: Kelurahan Kabil, angin kencang menyebabkan rusaknya beberapa rumah di Kavling Nusa Jaya Kabil RT 04 Perumahan Pertamina Tongkang.
Selanjutnya pohon tumbang di arah jalan masuk bundaran punggur menuju pelabuhan saat ini sudah bisa di lewati sebelah ruas jalan kondisi aman terkendali.
Di Kelurahan Sambau, tiga rumah rusak tertimpa pohon kelapa, tepatnya di kampung tua Bakauserip Bale – bale Sambau.
Di Kelurahan Batubesar, tepatnya di kampung Jabi, rumah roboh, atap pesantren Granda juga terbawa angin. Hal serupa terjadi di RT 03 RW 08, pohon tumbang mengenai kabel listrik sehingga sempat terjadi pemadaman listrik, tapi kondisi sekarang listrik sudah kembali menyala.
Di Bida Asri 3, dinding masjid yang belum diplester ukuran 6x 6,5 m robih diterjang angin. Serta ada atap rumah warga copot dan terbang, mengenai pengguna sepeda motor yang sedang melintas, sekarang korban sudah dilarikan ke klinik terdekat.
Namun, tidak ada korban jiwa dalam semua kejadian ini.
𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝘂𝗯𝘂𝗸𝗯𝗮𝗷𝗮
Di Kecamatan Lubukbaja, khususnya Kelurahan Kampungpelita, juga menyebabkan beberapa pohon tumbang menimpa rumah dan atap rumah kos rusak. Ada juga pohon tumbang di jalan menuju Bispark, dan kabel besar PLN jatuh.
Di Kelurahan Lubukbaja Kota, satu mobil tertimpa papan billboard di depan Martabak Har, serta.mobil avanza tertimpa billboard di Nagayo Komplek Lumbung Rezeki.
Di Kelurahan Tanjunguma, ada beberapa unit rumah atapnya terbang, dan satu rumah rusak akibat tertimpa pohon bakau. Demikian juga atap musala Arrahman di RT03/RW08.
Untuk Kelurahan Baloiindah, ada pohon tumbang menimpa satu mobil pick up di Perumahan Batubatam. Pohon tumbang juga terjadi di Perumahan Garden Poin menuju perumahan Kezia. Di Kelurahan Batuselicin, hanya ada pohon tumbang. Dari semua peristiwa ini, tak ada korban jiwa.
𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿𝗲𝗺
Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim, Riza, mengatakan hujan deras dan angin kencang melanda kota Batam pada sore jelang malam hari disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Ia menyebut cuaca ekstrim tersebut diakibatkan awan cumulonimbus yang bergerak dari wilayah Kabupaten Karimun.
“Kondisi angin kencang nya sendiri saat ini dikarenakan adanya pergerakkan awan cumulonimbus memang tumbuh dari arah Sumatera bergerak melewati Kepri dan berawal dari Karimun lalu ke Batam dan berakhir di Bintan,” kata Riza, kepada detik .com, Selasa (17/9/2024).
Forcester BMKG menjelaskan angin bergerak dari Karimun ke Batam pada pukul 18.40 WIB. Kemudian angin tersebut bergerak ke arah Pulau Bintan.
“Kecepatan angin mencapai 29 knot, dan tergolong ekstrim untuk aktivitas di luar karena sudah melebihi 25 knot. Sehingga angin tersebut sudah tergolong cuaca ekstrem,” jelasnya. (ski)
Angin Sebabkan Banyak Pohon Tumbang & Atap Rumah Rusak, tapi Tak Ada Korban Jiwa
