Tak banyak di Indonesia kabupaten kota yang masuk kategori mandiri. Artinya pendapatan asli daerah (PAD) mampu melebihi dana transfer pemerintah pusat ke daerah di struktur keuangan APBD.
Di Indonesia ada 416 kabupaten dan 98 kota dan 38 provinsi. Dan Kota Batam termasuk 20 pemerintah daerah se-Indonesia dengan katagori Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mandiri.
Ada 14 provinsi dan enam daerah tingkat dua yang masuk disebut mandiri salah satunya Batam. Daerah ini satu satunya dari Pulau Sumatera.
Rinciannya Provinsi Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bali, Batam, Bekasi, Tangerang, Semarang, Surabaya dan Badung.
Daerah ini mandiri karena berhasil meningkatkan PAD disebabkan Pemda dapat memanfaatkan potensi yang ada secara optimal. Sektor industri olahan, perdagangan, jasa, dan telekomunikasi adalah sektor yang menggerakan roda pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepulauan Riau.
Hari ini Batam sudah berusia 193 tahun. Batam tumbuh menjadi kota baru yang hebat dan mandiri. Salah satu tujuan anak anak bangsa mencari pekerjaan di Indonesia.
Kota modern yang tidak lupa dengan nilai nilai kemelayuan dan agamis. Dilihat dari sokongan oleh masjid besar dihadirkan pemerintah agar masyarakat beriman dan bertakwa.
Di usia 193 tahun, Batam yang dulunya kawasan hutan berhasil disulap Menristek ketika itu BJ Habibie menjadi daerah baru yang tumbuh pesat berkembang. Meninggalkan daerah tua lainnya di Indonesia.
Habibie tercatat menjadi Kepala BP Batam terlama. Dan Muhammad Rudi tercatat anak melayu Kepulaun Riau yang pertama menjadi pengganti Habibie.
Suksesnya daerah bisa kita lihat dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index di mana Batam tercatat menembus angka 81,67. Salah satu daerah tertinggi di Indonesia. Tingginya IPM Batam menandakan sumber daya manusia di Batam sudah baik dibandingkan daerah lain di Indonesia.
IPM menggambarkan manusia di Batam relatif baik sisi pendidikan, harapan hidup penduduk yang sudah melebihi 73 tahun. Tingginya IPM Batam membantu menaikkan IPM Kepulauan Riau di angka 76,46.
Kemudian kita lihat dari sisi pertumbuhan ekonomi, tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Batam berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencapai 4,75 persen yang ditopang oleh industri manufaktur, jasa, serta informasi dan teknologi. Dan akhir 2022 diproyeksikan di atas 6 persen.
Tentu saja pertumbuhan ekonomi Batam ditopang dengan pesatnya pembangunan yang dilakukan Pemko Batam dan BP Batam. Pesatnya pembangunan berdampak terhadap kenyaman Batam sebagai kota yang dihuni lebih dari 1,1juta penduduk.
Dan perekonomian Provinsi Kepulauan Riau sangat tergantung Batam. Karena PDRB Kepulauan Riau yang disumbang Batam melebihi 60 persen.
Sebagai kota wisata, Batam menjadi kota destinasi wisata favorit mancanegara dan nusantara. Selesai pandemi, kunjungan wisata ke Batam sudah menembus angka 78 ribu di Oktober 2022. Tahun depan yang dianggap resesi, Batam diproyeksi mampu tumbuh.
Sektor wisata salah satu bidang yang memberikan kontribusi PAD Batam dari pajak hotel dan restoran. Tentu saja berasa dari wisata. Tak heran Muhammad Rudi memberikan kenyamanan fasilitas publik dengan tersedia jalan jalan yang lebar. Kenyamanan warga benar benar dijaga sehingga tidak terjebak macet lama seperti di Jakarta.
Batam yang dibangun oleh dua mesin bersama BP Batam menjadikan daerah ini lebih pesat tumbuh. Sektor pendidikan Batam pun merajai. Dari 10 sekolah memiliki lulusan terbaik di Kepulauan Riau, sembilan akan berasal dari SMA SMA di Batam.
Peta pendidikan sudah berubah yang dulunya dikuasai Tanjungpinang, sekarang diambil alih Batam. Jika anak Indonesia bermimpi sekolah di kampus terbaik dunia Oxford, maka anak Batam juga berhasil menembus Oxford University.
Artinya model pendidikannya sudah tertata baik
Walaupun untuk tembus di universitas hebat dunia bukan hanya tergantung fasilitas pendidikan, tapi kemampuan individu anak yang utama.
Konsisten
Kita harus jujur mengakui Batam menjadi lebih nampak pembangunannya ketika Batam dan Pemko dipimpin satu orang. Karena meruntuhkan ego sektoral birokrasi antara daerah dan pusat.
Di masa pandemi 2020-2021 ketika daerah lain tiarap, tidak untuk Batam. Kondisi pandemi Muhammad Rudi malah membangun Batam lebih cepat. Efeknya setelah pandemi mulai berkurang, Batam cepat reborn atau bangkit.
Bayangkan pertumbuhan ekonomi yang semula rendah langsung melompat naik di angka 4 persen. Meningkatnya belanja infrastruktur membuat banyak sektor tergerek naik.
Jika bandara baru Batam sudah selesai dan penerbangan internasional Korea dibuka, maka Batam akan menjadi kota sibuk yang diprediksi jutaaan orang singgah di Batam.
Di banyak tempat, Muhammad Rudi bicara soal perkembangan Batam 20-30 tahun lagi. Generasi muda Batam dan anak anak Kepulauan Riau harus bersiap siap menghadapi masa itu. Siapkan sumber daya manusia dan ide bisnis menyambut datangnya tamu. Jangan menjadi penonton di tanah kelahiran sendiri.
Namun yang paling penting, kepemimpinan itu sangat berpengaruh terhadap daerah yang dipimpin. Banyak kepala daerah terjerembab soal korupsi.
Dan inilah ujian kepala daerah apakah tetap istiqomah tak korupsi atau berani mencoba coba dengan namanya korupsi.
Ketika daerah dibangun dengan kejujuran dan integritas kepemimpinan yang kuat, maka daerah itu akan maju. Singapura dan negara negara Skandinavia adalah contoh negara yang dibangun dengan asas kejujuran.
Mereka bisa maju walaupun tanpa sumber tambang dalam perut bumi. Mereka sukses membangun karena sudah menyiapkan sumber daya manusia yang handal dan jujur.
Batam adalah satu satunya daerah di Kepri yang tak memiliki sumber daya alam pertambangan. Tapi bisa maju lebih cepat dari daerah yang memiliki kekayaan alam melimpah yang menyisakan lubang kubangan lumpur.
Semoga ke depan Batam pasca Muhammad Rudi dipimpin sosok yang kuat menjaga nilai nilai kejujuran dan memiliki konsistensi dalam membangun daerah.
Selamat 193 tahun Batam, menjadi kota baru yang tetap berbudaya. *
Robby Patria, Direktur Perwakilan Public Trust Institute Kepulauan Riau
