Berawal dari Pertemuan di Kedai Kopi, Alumni UMY Kepri Sepakat Gelar Musda dan Tunjuk Fathur Rozi sebagai Ketua SC

BATAM – Suasana santai di Kedai Kopi Atok, Batam Centre, pada Sabtu (9/5/2026) mendadak berubah menjadi forum diskusi produktif saat sejumlah alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berdomisili di Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kopi darat (Kopdar) di lokasi tersebut, yang kemudian berlanjut pada inisiasi pembentukan struktur kepengurusan alumni yang lebih solid.

Pertemuan spontan ini dimanfaatkan oleh para alumni untuk saling bertukar informasi, hingga mendiskusikan peran strategis alumni dalam pembangunan daerah. Kehangatan silaturahmi tersebut memicu lahirnya kesepakatan untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Provinsi Kepulauan Riau.

Mandat Baru untuk Penguatan Jejaring
Dalam diskusi tersebut, para alumni yang hadir secara aklamasi menunjuk Fathur Rozi untuk memimpin persiapan wadah ini atau disebut Steering Committee (SC). Ia didampingi oleh jajaran anggota yang terdiri dari Vivi, Khairul F, Susan, Rian, dan Yan.

Ketua SC terpilih, Fathur Rozi, menyatakan keterkejutannya sekaligus apresiasi atas semangat rekan-rekan sejawatnya. “Ini adalah pertemuan yang luar biasa. Semuanya terjadi tanpa kesengajaan dan tanpa persiapan sebelumnya, namun frekuensi kami langsung nyambung karena membawa semangat Muda Mendunia khas UMY,” ujar Fathur.

Fathur menambahkan bahwa fokus utama dalam waktu dekat adalah melakukan pendataan dan merangkul seluruh alumni UMY yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau.

“Langkah ke depan, kami ingin menjangkau alumni UMY lain yang belum tergabung. Kami yakin dengan wadah KAUMY nanti, potensi kolektif alumni akan lebih aktif dan efektif dalam mengawal serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Kepri,” tegasnya.

Langkah para alumni ini dinilai sangat strategis mengingat beberapa poin, diantaranya sinergi lintas sektor, kontribusi daerah, dan solidaritas almamater.

Sinergi lintas sektor bermaksud bahww alumni UMY di Kepri menempati berbagai posisi strategis, mulai dari sektor pemerintahan, profesional, hingga kewirausahaan. Penyatuan kekuatan ini akan menciptakan ekosistem pendukung yang kuat bagi sesama alumni.

Kontribusi daerah bahwa sebagai provinsi kepulauan dengan tantangan geografis yang unik, Kepri membutuhkan sumbangsih pemikiran dari para intelektual muda. KAUMY Kepri diharapkan menjadi mitra kritis dan strategis bagi pemerintah daerah.

Sedangkan solidaritas almamater merupakan konsep pembentukan pengurus resmi yang akan memudahkan koordinasi dalam program sosial, edukasi, dan pengembangan karier bagi lulusan baru (fresh graduate) asal UMY yang datang ke Kepri.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera mematangkan persiapan Musda guna mengukuhkan legalitas dan program kerja KAUMY Kepri ke depan.

Exit mobile version