SAGULUNG, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menegaskan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mengisi pembangunan Kota Batam. Dua hal itu harus terus ditumbuhkembangkan di masyarakat.
Hal ini disampaikan HMR dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sagulung, di OS Style Hotel Sagulung, Kamis (9/2/2023) malam.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, dan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, diikuti seluruh Kepala/Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, aparatur kelurahan dan Kecamatan Sagulung, RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan tokoh masyarakat setempat.
Sebelum masuk ke bahasan di atas, mulanya HMR memanfaatkan momen tersebut dengan memaparkan program prioritas utama pembangunan infrastruktur Kota Batam.
Yakni, pelebaran jalan lima lajur kiri dan lima lajur kanan dari Pelabuhan Kontainer Batu Ampar melewati Bandara Hang Nadim hingga Nongsa.
Dipaparkan juga pengembangan Bandara Hang Nadim. Pintu masuk utama ini akan banyak membuka rute penerbangan internasional dan domestik sehingga akan mendorong banyak pengunjung masuk ke Kota Batam.
“Saya juga minta izin dan do’a Bapak dan Ibu, untuk membangun LRT. Sarana transportasi massal ini sebagai antisipasi kemacetan di masa depan, dan akan mendukung Batam menjadi Kota Baru yang modern untuk kesejahteraan masyarakatnya,” tegas HMR disambut tepukan meriah dari warga.
Dari sinilah kemudian HMR mengajak warga Sagulung untuk kompak, ikut berpartisipasi membangun Kota Batam.
Caranya? Dengan memperindah lingkungan pemukiman masing-masing. Selain itu juga berinovasi membuat beragam produk baik kuliner dan souvenir yang membuat orang semakin tertarik ke Batam.
Usai memotivasi, HMR membuka sesi dialog dengan warga. Berbagai permasalahan dan masukan diadukan warga mulai legalitas lahan kampung tua, akses jalan, peningkatan pendidikan dan keringanan pembayaran Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) dijawab dengan sabar dan lugas.
Beberapa kali warga bertepuk tangan saat suami Wagub Marlin ini memberikan solusi atas permasalahan warga.
Meski begitu, HMR juga minta warga bersabar karena dirinya sudah berusaha keras, seperti dalam masalah legalitas kampung tua namun upaya itu harus melalui prosedur hukum di peradilan.
Dalam kesempatan itu Wagub Marlin juga ikut menyampaikan pesan. Dia meminta warga Sagulung tetap kompak bekerja sama mendukung pembangunan Kota Batam.
“Permasalahan tetap ada, namun dengan semangat dan kekompakan kita akan mampu mengatasinya untuk mewujudkan Batam yang modern dan madani,” tegas Marlin disambut tepukan warga.
Kegiatan Musrenbang ini ditutup dengan penyerahan sertifikat tanah program PTSL. Program sertifikat tanah gratis ini dilaksanakan oleh Kantor ATR/BPN Kota Batam.(ski)
