News  

Berwawasan Luas, Kak Jefridin Tambah Ilmu Kepramukaan Peserta Lomba HUT Poersejaba

TIBAN, KataBatam- Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batam Kak H Jefridin,  menjadi pembina upacara pembukaan lomba di hari ulang tahun (HUT) ke-11, Gugus Depan Pramuka Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Terpadu Putra Jaya Batam  (Poersejaba 11), Jumat (16/2/2024).

Dalam upacara yang digelar halaman sekolah yang berada di Tiban Mas Asri, Patamlestari, Sekupang, tersebut Kak Jefridin banyak menyampaikan tentang seluk beluk Kepramukaan. Mulai pengertian, sejarah, tingkatan, dan lainnya.

“Pramuka mendidik kita menjadi orang yang mandiri dan bertaqwa sesuai dengan Dasa Darma pertama, Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa,” jelasnya.

Keluasan wawasan Sekretaris Daerah Kota Batam ini tampak saat menjabarkan tentang bagaimana Pramuka menjadi wadah pendidikan bagi peserta didik Indonesia, khususnya di Kota Batam, agar menjadi manusia yang mandiri, bertakwa dan jujur dalam berkehidupan di masyarakat.

Tambahnya, Pramuka juga membentuk anak menjadi orang yang jujur sesuai Dasa Darma kesepuluh, Suci dalam Pikiran Perkataan dan Perbuatan.

“Selaku Ketua Kwarcab Batam saya mengucapkan selamat kepada Gugus Depan 0391-0392 Pangkalan SMKS Terpadu Putra Jaya Batam. Mudah-mudahan diusia ke-11, Pramuka disini semakin jaya dan sukses,” ujarnya.

Kak Jefridin juga memberikan motivasi, masukan dan saran kepada seluruh Pramuka Penggalang dan Penegak agar dapat belajar dengan giat.

Karena, pendidikan merupakan investasi yang tiada tara nilainya. Ia juga berharap, agar Pramuka dapat hidup di mana saja dan bermanfaat bagi siapa saja.

“Alasan tunas kelapa dijadikan sebagai lambang Pramuka, karena dapat tumbuh di mana saja, dan seluruh bagiannya berguna bagi manusia. Mulai daun, buah, akar, batang dan seterusnya,” jelasnya.

Beberapa materi Kepramukaan lainnya turut disampaikan Jefridin pada kesempatan itu, di antaranya mengapa Gugus Depan Ganjil digunakan untuk Pramuka Putra dan Gugus Depan Genap untuk Pramuka Putri.

“Karena Pramuka yang lahir pertama adalah Pramuka Putra yang didirikan oleh Bapak Pandu Dunia Baden Powell. Setelah itu Gugus Depan Pramuka Putri, didirikan Agnes yang tak lain adik Baden Powell,” jelasnya.

Suasana pun berlanjut dengan ceria, karena kepiawaian Kak Jefridin dalam menyelipkan canda di sela penyampaiannya. Sehingga materi padat ilmu tersebut dengan mudah dipahami. (ski)

BACA JUGA:  Marlin Bangga, Juara MTQH Batam Penuhi Harapan Keluarga & Harumkan Nama Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *