DLH Batam Bangun Musala dari Plastik Daur Ulang, Inovasi Keren TPA Telagapunggur

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, membangun musala berbahan baku balok dan papan.

NONGSA, KataBatam- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, membangun musala berbahan baku balok dan papan yang berasal dari plastik daur ulang. Inovasi tersebut merupakan bagian dari peran Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Telagapunggur, Nongsa, dalam pemanfaatan limbah.

Pantauan KataBatam di musala yang terletak di TPA Punggur, Kamis (25/5/2024), tampak saat ini musala masih dalam pengerjaan.

Semua bahan bangunan, seperti balok dan papan seluruhnya terbuat dari plastik daur ulang. Sedangkan atap musala menggunakan seng.

Secara umum pengerjaan musala ini sudah tampak selesai, mulai pemasangan lantai, dinding, dan atap musala. Saat ini para pekerja masih menyelesaikan pembuatan pagar, jendela dan lantai luar.

Salah seorang pekerja, Ahmad mengatakan musala yang berukuran 4×6 meter tersebut dibangun sejak bulan maret 2023.

“Dibangun sebelum puasa, hanya saja pengerjaanya tak tiap hari. Ya, kalau dihitung dengan kalender kerja mungkin hanya 30 harian saja,” ujarnya.

limbah plastik sebelum menjadi bentuk papan dan balok terlebih dahulu dilelehkan menggunakan suhu panas 400 derajat celcius. Kemudian langsung dimasukan ke alat pencetak, lalu dicelupkan ke dalam air agar plastik segera mengeras.

Untuk mendapatkan satu papan dengan panjang dua meter, lebar 20 cm, dan ketebalan 4 cm, membutuhkan waktu 30 menit hingga akhirnya bisa digunakan.

“Lama pembuatan balok dan papan sama saja. Setiap pembuatan balok atau papan membutuhkan kurang lenih 30 menit,” jelasnya. (sur)

Exit mobile version