Edukasi Cinta Rupiah dan Replika Dapur Arang dari Luti Gendang Pecahkan Rekor Muri Dunia

SAGULUNG, KataBatam – Kota Batam kembali berhasil memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia (Muri), Jumat (25/8/2023). Tak tanggung-tanggung, ada dua rekor yang berhasil dipecahkan.

Dua even tersebut digelar oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Batamcenter, yang dikemas dalam kegiatan Bahari Kepri Tahun 2023, dan digelar di Pesantren An Nikmah, Kampung Tua Dapur 12, Kecamatan Sagulung.

Adapun Rekor Muri Dunia yang pertama adalah, Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah di Pulau Terbanyak. Selanjutnya, Replika Dapur Arang dari Rangkaian Luti Gendang Terbanyak. Jumlahnya, 6.666 buah.

Pemecahan rekor Replika Dapur Arang ini ditandai dengan peletakan luti gendang ke 6.666 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, dan disaksikan perwakilan BI Kepri Suryono, Senior Manager Muri Andre Purwanjono, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Camat Sagulung Muhammad Hafiz Rozie, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu Jefridin juga menerima sertifikat penghargaan rekor Muri Dunia Replika Dapur Arang dari Rangkaian Luti Gendang Terbanyak, dan juga medali. Sedangkan penghargaan CBP diterima oleh Kepala BI Perwakilan Kepri, Suryono.

Selanjutnya secara bersama-sama dilakukan peresmian Kampung “Cinta Bangga dan Paham Rupiah” di Kampung Tua Dapur 12, dalam bentuk perpustakaan mini.

“Atas nama Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR), saya ucapkan tahniah dan apresiasi kepada BI yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Muri yang telah memberikan rekor dunia,” ujar Jefridin mengawali sambutannya.

Katanya, kegiatan ini tentu akan menjadi motivasi bagi semua. Karena BI Perwakilan Kepri sudah memberikan edukasi cinta, bangga dan paham pada Rupiah. Terlebih edukasi ini diikuti oleh anak-anak yang tersebar di Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri.

Jefridin menjelaskan bahwa di Kepri berjumlah pulau 2.408 terdapat di Batam ada 370 pulau.

“Kita bangga dengan capaian rekor dunia ini. Semoga bermanfaat dan dapur arang ini ke depan bisa menjadi cagar budaya bagi kita. Mari sama-sama tingkatkan kolaborasi untuk membangun Kota Batam yang kita cintai ini,” ujar Jefridin.

𝗡𝗮𝗽𝗮𝗸 𝗧𝗶𝗹𝗮𝘀 𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶𝗴𝘂𝘀 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗼𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮

Sementara itu, perwakilan BI Kepulauan Riau, Suryono menyampaikan, Edukasi Cinta Rupiah digencarkan karena Kepri berada di daerah perbatasan.

“Kenapa kita harus cinta rupiah, karena rupiah merupakan mata uang Indonesia. Cara kita mencintainya, dengan mengenal mata uang kita serta merawat mata uang,” paparnya.

Terkait soal ide pembuatan replika dapur arang yang terbuat dari luti gendang berjumlah 6.666 tersebut, karena dulu inilah yang digunakan untuk membakar arang untuk diekspor ke Singapura.

“Selain untuk menjadi tujuan wisata juga untuk mendukung UMKM di Kota Batam,” tuturnya. (ski)

Exit mobile version