SELAIN berdoa, kita harus menyikapi musibah dengan mengkaji ilmu pengetahuan, sehingga maju dalam mitigasi. Hal ini juga dilakukan orang Jepang, atau masyarakat Lisbon, Portugal, saat gempa bumi paling besar sekaligus paling mematikan mengguncang pada 1755. Berpikir sains itu tak rumit, kuncinya selalu berbasis pada data, fakta dan analisa. Bukan atas prasangka, hoax dan stigma. Dengan demikian kita bisa bergerak maju. “Hidup itu seperti bersepeda. Kalau kamu ingin menjaga keseimbanganmu, kamu harus terus bergerak maju,” kata Albert Einstein. *** ______
