ENGKU HAMIDAH, KataBatam– Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), melepas Pawai Takbir Idul Adha tingkat Kota Batam Tahun 2022/1443 Hijriah, Sabtu (9/6/2022) malam.
“Kita bersama-sama baru saja menyaksikan Pawai Takbir Hari Raya Iduladha, tahun 2022 yang bertempat di Dataran Engku Hamidah ini,” kata HMR.
Ia pun tak kuasa meluapkan rasa kegembiraan dan bangga dalam sambutannya, di depan ribuan warga Kota Batam yang begitu antusias ikut serta memeriahkan pawai takbir tersebut.
“Kalau masyarakat Kota Batam sudah tumpah ruah, hadir memeriahkan pawai, ini bertanda ekonomi Kota Batam sudah tumbuh,” ujarnya.
Terkait pandemi Covid-19 yang belum selesai, dan dengan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia, HMR mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes) Covid-19 dan menjaga kesehatan.
“Tetap terapkan prokes. Dan tolong untuk masyarakat agar memasak daging kurban nanti betul-betul matang dengan suhu yang tinggi. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tutupnya.
Sementara itu, pawai Pawai Takbir Idul Adha tingkat Kota Batam Tahun 2022/1443 Hijriah berlangsung semarak. Start dari Dataran Engku Hamidah, acara ini lebih meriah dengan parade mobil hias aneka rupa.
Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), bergantian membaca takbir Iduladha, sebelum melepas pawai, tepat pukul 20.30.
Berdasar informasi yang kami terima, pawai melewati rute Simpang Rosadele, Simpang Frengky, kemudian menuju Simpang Kabil serta Simpang Panbil dan berakhir di Bundaran Tembesi.
Mobil hias peserta pawai tak hanya diikuti masing-masing kecamatan dan organisasi perangkat daerah Kota Batam saja, juga ada dari masjid, musala hingga RW dan RT.
Bentuknya pun unik. Ada masjid, Kakbah, hingga kapal. Tambah meriah dengan hiasan lampu led aneka warna.
Dari pantauan wartawan kami, mobil hias ini sudah ada di lokasi permulaan pawai, Dataran Engku Hamidah, sejak pukul 16.00 petang.
Di antara kriteria mobil hias tersebut, ada jenis pickup atau lori, maksimal roda enam. Tinggi mobil hias maksimal 4 meter, sementara dari permukaan tanah 50 cm. Ketiga, peserta pawai 7 hingga 10 orang.
Uniknya, peserta dapat menampilkan logo dan slogan instansi yang diwakili.
Adapun kontruksi hiasan/dekorasi dirancang sedemikian rupa dengan tetap mempertimbangkan pergerakan dan manuver kendaraan, guna keselamatan berlalulintas, seperti pandangan pengemudi, lampu penerangan dan lain-lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, lomba mobil atau kendaraan hias ini memperebutkan hadiah total Rp36 juta, dengan rincian, untuk juara I Rp12 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta dan juara IV Rp6 juta. (sur)
