HMR Sambut Delegasi PGLII se-Indonesia, Kebersamaan Kunci Bangun Batam Hebat

Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), saat menghadiri HUT Ke-5 PGLII, tepat di Selasa (30/8/2022).

BATAM, KataBatam– Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), mengucapkan selamat datang kepada seluruh perwakilan Persekutuan Gereja-gereja Lembaga Injil Indonesia (PGLII) se-Indonesia di Batam.

PGLII memilih Batam sebagai tempat untuk menggelar Hari Uang Tahun (HUT) Ke-5, tepat di Selasa (30/8/2022).

HMR mengabarkan, bahwa Batam merupakan miniatur Indonesia. Masyarakatnya terdiri dari ragam latar belakang baik daerah asal, budaya hingga agama. Ini merupakan kekuatan membangun Batam ke arah yang lebih baik.

“Batam merupakan salah satu miniatur Indonesia di samping DKI Jakarta,” jelas suami Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, tersebut.

HMR melanjutkan, kebersamaan adalah kunci Batam semakin hebat. Perkembangan Batam sudah ia bersamai, mulai dari menjadi anggota DPRD tahun 2009, kemudian jadi wakil wali kota pada tahun 2011.

Lalu terpilih menjadi wali kota pada tahun 2016, diangkat menjadi Kepala BP Batam pada tahun 2019, hingga pada akhirnya, terpilih kembali menjadi wali kota periode kedua.

“Tugas saya sebagai kepala daerah maupun BP Batam muaranya sama, kesejahteraan masyarakat. Sebagai walikota urusan berkaitan langsung masyarakat sedangkan sebagai BP Batam terkait investasi,” imbuhnya.

Kini pembangunan Batam terus bergulir, setidaknya ada empat proyek besar yang sedang dikerjakan dari melanjutkan pengembangan jalan, Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar, serta Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sekupang.

Saat berbagai lompatan semuanya terealisasi, tentu saja akan membawa perubahan yang besar bagi Batam dan Kepri bahkan Indonesia pada umumnya.

“Perintah Presiden, bagaimana Batam semakin meningkatkan daya tariknya. Seperti bandara, 2025 kita akan punya terminal II yang hebat,” katanya.

HMR juga bicara perihal Moto peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yakni: Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Hal ini akan terwujud jika tercipta kolektivitas dari semua pihak, termasuk pemuka agama.

Ia juga teringat akan pendapat seorang profesor tentang bahwa etos kerja Indonesia masih rendah dibanding negara Asia lain. Peningkatan etos kerja ini juga merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

“Etos kerja ini saya terapkan, akhirnya berbuah pembangunan yang pesat di Batam. Saya sering sampaikan setiap orang punya kemampuan masing-masing,” ujarnya. (MC/ski)

Exit mobile version