TAK LAMA setelah terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan (1994-1999), Nelson Mandela singgah di sebuah restoran.
Di meja bagian pojok ada seorang laki-laki. Mandela meminta pengawalnya untuk mengajak laki-laki itu bergabung, duduk tepat di sampingnya.
Namun, laki-laki itu tampak aneh. Wajahnya berkeringat dan tangannya gemetar. โTampaknya dia sedang sakit, dan sebaiknya segera kami bawa ke rumah sakitโ, ujar pengawal kepada Mandela.
Pengawal semakin bingung melihat kondisi laki-laki tersebut, hingga dia dipersilakan untuk kembali ke mejanya.
“Dialah sipir yang dulu menyiksa aku ketika aku dipenjara di ruang isolasi. Pernah, ketika aku haus dan meminta air darinya, dia malah mengencingi kepalaku,” ungkap Mandela.
Jadi, dia sedemikian gemetar karena dia takut Mandela akan membalas perlakuannya.
“Tapi aku tidak akan membalasnya. Dendam tidak akan dapat membangun negara, tapi memaafkan selalu menjadi jalan menuju kebangkitan sebuah bangsa,” katanya. ***
_______
Klik juga Kata Batam Konvergensi Media:
๐๐๐๐ ๐๐ก๐: โ๐ก๐ก๐๐ ://๐๐๐ก๐๐๐๐ก๐๐.๐๐๐/
๐ผ๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐: โ๐ก๐ก๐๐ ://๐ค๐ค๐ค.๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐.๐๐๐/๐๐๐ก๐_๐๐๐ก๐๐/






