IN2PIRASI JUMAT: Panjang Angan-angan

SAHABAT Rasulullah Muhammad SAW, Ali Bin Abi Thalib, berkata, “Sesungguhnya yang paling aku takuti terhadap kalian itu ada dua, yaitu panjang angan dan mengikuti kehendak nafsu.”

Menurutnya, panjang angan itu menyebabkan lupa kepada akhirat, sedangkan mengikuti hawa nafsu itu menghalangi kita dari melihat kebenaran.

Dikutip dari media Republika, Imam Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul Abidin menjelaskan, pangan angan (thulul amal) adalah penyakit ganas yang akan menggiring manusia kepada berbagai kerusakan dan empat dosa.

Pertama, jika panjang angan, kamu akan malas melakukan ibadah dan ketaatan, pada akhirnya akan meninggalkan ibadah. Nafsu akan berkata, “Aku akan melakukan ibadahnya nanti karena waktu di hadapanku masih panjang, aku tidak akan ketinggalan.”

Kedua, akan menunda-nunda tobat karena merasa umurnya masih panjang. Nafsu berkata, “Aku akan bertobat nanti, waktunya masih lama, aku masih muda dan pintu tobat itu masih terbuka, aku sanggup melakukannya kapan saja aku mau.”

Ketiga, akan lebih bersemangat mencari kekayaan dan harta dunia daripada berbuat untuk akhiratnya. Dia akan mengatakan, “Aku takut miskin di masa tuaku, di saat aku sudah tak sanggup lagi berusaha. Maka aku harus mendapatkan harta banyak sekarang yang dapat aku simpan untuk berjaga-jaga kalau aku sakit, tua atau jatuh fakir.”

Keempat, akan menyebabkan hati menjadi keras dan lupa kepada akhirat. Sebab jika kamu mengangankan hidup yang lama, maka kamu tidak ingat kepada kematian dan kehidupan di alam kubur.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version