IN2PIRASI JUMAT: Waspadai Ruwaidhah

DAMAI: Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, H Muhammad Rudi & H Aunur Rafiq, berbincang dengan Tokoh Kepri Huzrin Hood, usai salat Subuh berjemaah di Tanjungpinang, belum lama ini. HMR selalu mengimbau pendukungnya agar berlaku damai jelang pilkada ini.

DICERITAKAN, seorang Arab Badui bertanya kepada Rasulullah SAW, “Kapan kiamat?” Beliau bersabda, “Jika amanah disia-siakan, tunggulah kehancurannya.”

Orang itu bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, bagaimana menyia-nyiakan amanah itu?” Beliau bersabda, “Jika suatu urusan diserahkan kepada bukan ahlinya, tunggulah kehancurannya.” (HR Bukhari)

Dikutip dari detik .com, menurut penjelasan dalam Al-Masih Al-Muntazhar wa Nihayah Al-Alam karya Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, urusan yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah segala jenis urusan, baik yang berkaitan dengan dunia maupun akhirat.

Pengarang kitab mencontohkan urusan tersebut antara lain peradilan, fatwa, pendidikan, administrasi, kepemimpinan, dan semua kepentingan umum. Penyalahgunaan amanah ini, merupakan tanda dekatnya hari kiamat.

Lebih lanjut dijelaskan, salah satu dampak dari penyerahan urusan kepada orang yang bukan ahlinya adalah hilangnya kepercayaan di tengah manusia. Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,:

Artinya: “Akan datang kepada manusia tahun-tahun penipuan, di saat itu orang yang berdusta dianggap jujur dan orang yang jujur dianggap berdusta, orang yang berkhianat dipercaya dan orang yang jujur dikhianati, serta ruwaidhah berbicara.”

Beliau bertanya, “Apa itu ruwaidhah?” Beliau menjawab, “Orang bodoh yang berbicara tentang urusan rakyat.” Redaksi lain menyebut, “Orang yang lemah akalnya berbicara tentang masalah orang-orang kebanyakan.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  REI Batam Jalan Sehat Bersama HMR, Langkah Baru Bangkitkan Industri Properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *