IN2PIRASI PAGI: Manusia Bijaksana

DUA ITU DAMAI: Calon Gubernur Kepri nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), bersama mantan Gubernur Kepri H Isdianto, di sela kampanye dialogis di Duriangkang, Seibeduk, Kota Batam, Selasa (15/10/2024) malam. Damai itu 2.

CALON Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), kembali berpesan agar masyarakat dan pendukungnya selalu menjaga kebersihan hati supaya hidup lebih damai. Yang berhati bersih tidak cuma pintar, tapi jua bijak.

“Bapak/Ibu, pemilu sebentar lagi. Bersihkan hati kita. Tak usah merespon isu- isu negatif. Kalau ada yang tidak benar luruskan saja, tak usah balas dengan kebencian,” tutupnya.

HMR paham, bahwa setiap hari kita menerima banyak data soal ini dan itu melalui ponsel dan sebagainya. Data tersebut kemudian diseleksi menjadi informasi. Semakin banyak menerima informasi, maka kita akan menjadi orang yang informatif.

Dari semua informasi yang diterima ini, kemudian diperluas lagi menjadi ilmu pengetahuan. Di tahapan inilah kita bisa dikatakan cerdas atau pintar.

Namun ingat, tak semua ilmu pengetahuan itu bisa dibagi. Maka sebaiknya diperdalam lagi agar naik tingkatan menjadi kebijaksanaan. 

Dari uraian ini kita bisa memahami dan menilai bahwa orang pintar umumnya tahu apa yang dibicarakan. Sedangkan orang bijak, tahu apakah hal yang akan diceritakan tersebut penting atau tidak.

Jadi, bila orang pintar bekerja dengan otaknya, maka orang bijaksana bekerja dengan hatinya. Namun orang nyinyir, hanya akan bekerja dengan mulutnya.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version