SEORANG FILSUF dari Tiongkok, Lao Tzu, pernah berkata, bahwa pikiran akam menjadi kata, kemudian kata menjadi tindakan, tindakan menjadi kebiasaan, kebiasaan menjadi karakter, dan karakter membentuk nasib.
Hal ini juga pernah disampaikan Margareth Tatcher, dalam adegan biopik film “Iron Lady” yang diperankan sangat baik oleh peraih academy award kategori aktris terbaik, Meryl Streep.
Dan… Semua tahu siapa Margaret Thatcher. Karakternya ikut membentuk nasib Inggris Raya, jadi lebih baik dari sebelumnya. Sampai-sampai dunia menjulukinya sebagai “Iron Lady” atau “si Kupu-kupu Besi”
Beginilah khittah seorang pemimpin. Karakternya akan mewarnai daerah yang dipimpinnya. Karena ini menyangkut cara berpikir yang tentu saja akan mempengaruhi tujuan atau cita-cita dalam hidupnya dan pemerintahannya.
Kalau karakter pemimpinnya ingkar, lembek, suka omon-omon, maka jangan harap apa yang dipimpinnya maju jaya. Beda jika pemimpinnya tegas, berani, dan berpikir konkret, maka pembangunan akan terwujud dengan baik, daerah pun maju pesat.
Inilah saatnya kita menentukan. Pilih pemimpin yang berani memperjuangkan kepercayaan rakyat, agar Kepri maju merata, serta dapat melepaskan masyarakat dari keterpurukan.
“Ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan,” tulis Chairil Anwar, penyair terkemuka Indonesia (1922-1949).
Bagaimana menurut Anda? (ski)
______
2 PEMIMPIN BERKARAKTER: Foto kenangan H Muhammad Rudi (HMR), bersama almarhum HM Sani. Saat foto oni diambil, HMR masih sebagai Wakil Wali Kota Batam, dan HM Sani adalah Gubernur Kepri.
IN2PIRASI PAGI: Pemimpin Berkarakter






