News  

Indah, Lucu, Banyak Cerita di Balik Gambar AI “Pakcik Rudi & Makcik Marlin” Naik Vespa

๐˜•๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ญ๐˜จ๐˜ช๐˜ข ๐˜š๐˜”๐˜ˆ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข

๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ค๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ข

๐˜”๐˜ข๐˜ด๐˜ข-๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข

๐˜”๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ

๐˜•๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ญ๐˜จ๐˜ช๐˜ข ๐˜š๐˜”๐˜ˆ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข

๐˜›๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข

๐˜ž๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ข

๐˜”๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ถ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ช ๐˜ค๐˜ช๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข

BATAMCENTER, KataBatam- PETIKAN lagu “Nostalgia SMA” dari Paramitha Rusady tahun 1988 silam tersebut, sangat pas untuk menggambarkan cerita di balik gambar hasil kreatif sistem kecerdasan buatan (AI), berjudul “Pakcik Rudi dan Makcik Marlin” ini.

Tampak di gambar tersebut, seorang pemuda berpose mesra dengan sang kekasih di atas vespa. Mereka adalah H Muhammad Rudi (HMR) yang kini menjabat sebagai Wali Kota Batam, sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam.

Sedangkan yang dibonceng adalah sang kekasih yang akhirnya menjadi pasangan hidupnya. Dialah Hj Marlin Agustina, yang kini menjabat sebagai wakil gubernur perdana di Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Didampingi HMR, Wagub Marlin Jadi Pembina Upacara HUT Ke-62 Pramuka Batam

Kenapa HMR dan Marlin digambarkan naik Vespa? Berdasar informasi dari lingkar terdekat Marlin, gambar AI itu dibuat berdasarkan kisah nyata ketika HMR masih menjalin asmara dengan Marlin yang kala itu masih duduk di bangku SMA di Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun.

“Saat itu, sekitar awal tahun 1990-an, Ibu (Marlin) sering dibonceng Bapak (HMR) naik Vespa sepulang sekolah,” ceritanya.

Masih menurut sumber tadi, HMR dan Marlin suka dengan gambar ini. “Mengobati kekangenan saat masa-masa SMA ibu yang manis,” jelasnya.

Sekadar diketahui, saat itu Vespa identik dengan sistem persneling model manual. Mengoperasikannya berbeda dengan kendaraan roda dua lainnya, yang umumnya perseneling ada di area kaki. Di Vespa, perseneling ada pada stang bagian kiri yang juga terdapat tuas kopling.

BACA JUGA:  Kompaknya Warga Tembesi Lepas Lurah Lama dan Sambut Lurah Baru

“Justru itulah seninya. Sehingga momen ini jadi hal yang tak terlupakan bagi Ibu dan Bapak,” lanjutnya.

Lalu di manakah kini Vespa bersejarah itu berada? Sayangnya sumber ini tak dapat menjawab. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *