NUZULUL QURAN: WALI KOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, di sela menghadiri buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat, sempena peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kota Batam, di halaman Masjid Mukhtarul Arifin, Perum Taman Cipta Asri, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Rabu (27/3/2024).
DI ANTARA sahabat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam yang terdidik dengan bimbingan Alquran itu adalah Dzu Nurain, Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu.
Ustmam memang sangat dekat dan selalu bersahabat dengan Alquran. Bahkan hingga ia wafat pun, sedang membaca Alquran.
“Seandainya hati kalian bersih, niscaya kalian tidak akan pernah merasa kenyang dari firman Allah SWT (membaca Alquran),”; ujarnya suatu ketika, seperti ditulis dalam Az-Zuhd karya Imam Ahmad bin Hanbal halaman 106.
Di riwayat lain Utsman bin Affan juga mengatakan, “Bagian dunia yang kucintai ada tiga: (1) mengenyangkan orang yang lapar, (2) memberi pakaian mereka yang tak punya, dan (3) membaca Alquran”. (Irsyadul Ibad li Isti’dadi li Yaumil Mi’ad, Hal: 88).
Ustaz Adi Hidayat pernah menceritakan kedekatan Ustman dengan Alquran ini. Bahkan menantu Rasulullah itu kerap menjadikan Alquran sebagai “obat” saat sedang menangani masalah pelik.
Soal Alquran sebagai obat ini juga disampaikan Allah SWT dalam firmanNya di Quran surat Yunus ayat 57, artinya:
ي
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Yunus: 57).
Semoga tulisan ini menjadi motivasi kita untuk lebih mencintai Alquran, dengan memperbanyak membacanya. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Alquran.” (HR. Al-Baihaqi).
Bagaimana menurut Anda? (ski)
